Hujan meteor perseid terjadi kala Bumi mengelilingi Matahari dan sering kali melewati wilayah debu kosmis dalam tata surya.
Hujan meteor yang muncul tampak memancar dari satu titik langit di rasi bintang Perseus sehingga fenomena ini disebut hujan meteor perseid.
Hujan meteor ini disebabkan oleh Bumi melintasi puing-puing yang ditinggalkan oleh komet 109P/Swift-Tuttle. Saat itu, debu kosmis tersebut menjadi sumber hujan meteor ketika debu masuk atmosfer Bumi.
Artikel Terkait
Angkat Potensi Perikanan Muncar, Nurillah Putri Terpilih Wakili Banyuwangi Jadi Duta Maritim Indonesia
Menkominfo Sebut Kerugian Masyarakat Akibat Judi Online Mencapai Rp 27 Triliun Di Satu Situs, Terus Diberantas
PSI Ajukan Uji Materi Batas Usia Capres Minimal 40 Tahun Dianggap Tidak Adil, Sunan: PSI Kontra Produktif
Bharada E Bebas Bersyarat, Status Narapidana Berubah Menjadi Status Baru, Eliezer Wajib Lakukan Ini
Mengenal Organisasi Ekstra Kampus Yang Diikuti Ganjar Pranowo, Berikut Profilnya
PT BSI Bersama TN Meru Betiri Peringati HLH dan HKAN Dengan Lepas Tukik di Muara Mbaduk Banyuwangi