Efek Samping Mematikan Gas Air Mata, Diduga Penyebab Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

photo author
Ernik Qurrotul Aini, Story Jatim
- Minggu, 2 Oktober 2022 | 23:01 WIB
Efek Samping Mematikan Gas Air Mata, Penyebab Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang (Screenshot Youtube voidotid)
Efek Samping Mematikan Gas Air Mata, Penyebab Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang (Screenshot Youtube voidotid)

 

CS merupakan iritan yang lebih kuat dan menyebabkan sensasi terbakar di saluran pernapasan dan membuat mata otomatis akan menutup.

 

Namun efek CS akan hilang lebih cepat setelah 5 sampai 10 menit menghirup udara segar.

 

Selain itu senyawa lain yang dapat dibuat gas air mata adalah (omega)-chloroacetophenone atau CN.

 

CN merupakan komponen utama dari aerosol Mace. Kandungan ini sangat mempengaruhi mata.

 

Kedua senyawa tersebut itulah yang paling banyak dibuat gas air mata.

Baca Juga: Banyak Korban Berjatuhan di Stadion Kanjuruhan, Dilaga Arema vs Persebaya Ini Penyebabnya

Gas air mata bukan benar-benar gas, melainkan bubuk kristal putih, dan bubuk ini sebenarnya bukan untuk membuat orang menangis melainkan untuk membuat orang kesakitan.

 

Tabung gas air mata bekerja seperti granat tangan dengan cara ditarik sehingga memicu pengapian yang mengirim bahan kimia ke udara.Gas air mata juga dapat ditembakkan dari pistol.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Evaluasi Seluruh Direksi BUMN

Selasa, 29 April 2025 | 18:46 WIB

Sah, Menhan Lantik Deddy Corbuzier Sebagai Stafsus

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:06 WIB

Terpopuler

X