setelah melakukan dua tembakan terhadap Brigadir Yoshua, FS memanggil KM (Kuat Ma'ruf), RR (Ricky Rizal) dan Richard atau Bharada E.
FS mengarahkan KM,RR dan Bharada E untuk melakukan beberapa hal yang diakui oleh Bharada E.
kemudian Ibu PC (Putri Chandrawati) pergi ke rumah dinas bersama rombongan, kemudian FS meyusul beberapa menit kemudian untuk mengesankan seolah FS akan pergi ketempat lain dan kembali lagi.
Komnas HAM mempercayai keterang FS tersebut setelah melihat dari bukti yang terdapat dari tubuh korban dimana datangnya arah peluru dari tempat yang berbeda.
Kedua ada indikasi jenis peluru dari tembakan tersebut berbeda satu sama lain. Sehingga sangat mungkin hal tersebut dilakukan oleh lebih dari satu orang.
Meskipun Begitu Komnas HAM tidak sepenuhnya percaya dengan pengakuan Ferdy Sambo FS, KM, RR dan Richard tersebut, dikarenakan pengakuannya yang berubah-ubah