Rangkaian inisiatif Asah Digital akan dilanjutkan dengan produksi serta penyebaran konten-konten kreatif di media sosial sebagai wujud nyata aktivisme digital dan dilakukan oleh 500 anggota komunitas pemuda dari Solo, Banda Aceh, maupun Manado.
Setelah rangkaian kegiatan ini, peserta diharapkan untuk mengelola penyebaran konten ini sehingga dapat menjangkau dan melakukan advokasi terhadap isu-isu krusial terkait demokrasi dan pemilu.
“Kami berharap program Asah Digital ini dapat terus membangun kebiasaan positif generasi muda agar lebih bijak dan aman dalam berinternet. Dengan mereka tahu cara berinteraksi yang baik di era digital ini, mereka sudah turut membantu menciptakan lingkungan internet yang lebih nyaman untuk banyak orang,” ujar Dessy Sukendar, Manajer Program Kebijakan Publik Meta di Indonesia.
“Peran strategis generasi muda, digabung dengan kebiasaan positif dalam berinternet, dapat membantu terciptanya praktik kewarganegaraan digital yang bertanggungjawab,” tutupnya.
Artikel Terkait
Terbongkar..!! Anak Erick Thohir: Papa Diam-diam Suka Dance Kpop!
Tradisi Kembang Endhog Dalam Peringatan Maulid Nabi Ternyata Diciptakan Ulama Besar Banyuwangi
Peristiwa G30S PKI Sejarah Paling Kelam Dengan Kontroversial Hingga Saat Ini
Bisikan Presiden Jokowi Ke Ganjar Pranowo Ungkap Rahasia Usai Dilantik : Lakukan Segera Jangan Lama Lama