Storyjatim.com - Angklung merupakan alat musik tradisional dari Indonesia tepatnya berasal dari tanah Sunda.
Angklung terbuat dari bambu yang dibentuk dari berbagai macam ukuran hingga menghasilkan suara yang enak untuk didengar.
Angkulng sendiri sudah di akui oleh Unesco sebagai karya agung warisan budaya lisan dan non bendawi manusia sejak November 2010 silam.
Baca Juga: Banyak Yang Belum Tau, Ini Dia Manfaat Mengkonsumsi Tempe Bagi Kesehatan
Bagaimana asal usul Angklung tersebut terbuat,? berikut ulasanya.
Storyjatim.com mengutip dari Youtube Tipologi TV asal usul angklung sejak zaman kerajaan.
Mitos Angklung
Dari abad ke 12 sampai abad ke 16 terdapat kerajaan Sunda di Nusantara asal usul terciptanya angklung di percaya lahir pada masa itu. Masyarakat Sunda percaya dengan memainkan Angklung dapat menghibur Nyai Sri Pohaci atau Dewi kesuburan, konon Nyai Sri Pohaci berasal dari telur air mata ular Naga Anta yang hidup bersama para Dewa.
ketika Dewi Nyai Sri Pohaci meninggal, diminta untuk dikuburkan di Dunia tempat manusia tinggal, yaitu di bagian tengah, yang konon terletak di Sunda, dipercaya anggota tubuh Nyai Sri Pohaci menjadi tanaman yang subur, kedua matanya bagian yang outi menjadi padi putih, dan bagian yang merah menjadi padi merah, sedangkan paha bagian kanan menjadi bambu kaur, dan bagian kiri menjadi bambu tali, bagian tubuh lainya menjadi pohon kelapa.
Baca Juga: Hasilkan 1000 Bibit, Durian Merah Banyuwangi Bersertifikat Siap Tanam
Dari situlah kepercayaan masyarakat sunda kala itu Nyai Sri Pohaci menjadi Dewi yang di puja masyarakat, dengan membunyikan potongan bambu, dari situlah terciptanya angklung. Konon Nyai Sri Pohaci yang terhibur dengan alunan musik Angklung dapat membuat tanaman menjadi subur.
Artikel Terkait
8 November Akan Ada Fenomena Gerhana Bulan Total, Simak Cara Salat Gerhana
Wanita Hamil Waspada Mitos Suku Osing Banyuwangi Saat Terjadi Gerhana Bulan Total, Ini Yang Dilakukan
15 Twibbon Keren Untuk Memperingati Momentum Hari Pahlawan
14 Ucapan Hari Ayah Nasional, Ingat Tanggal nya Jangan Terlewatkan
Sejarah Terbentuknya Peringatan Hari Ayah Nasional Tanggal 12 November, Ini Presidenya