STORYJATIM.COM - Dalam sejarah pergerakan wanita di Indonesia terdapat berbagai tragedi, kisah, dan perjuangan yang hampir dilupakan bahkan hingga dilarang untuk mempelajarinya setelah tragedi G30S PKI, yakni pergerakan Gerwani.
Salah satunya adalah sejarah pergerakan Gerwani atau Gerakan Wanita Indonesia yang mempunyai sejarah kelam, baik dituduh terlibat dalam suatu gerakan, penahanan, pengusiran hingga pembasmian pasca G30S PKI tahun 1965 hingga massa pemerintahan Orde Baru.
Baca Juga: Peristiwa G30S PKI Terjadi Dimana,? Berikut Lokasi Kejadian
Bagaimana sejarah pergerakan Gerwani ini, yang dilarang pasca tragedi G30S PKI?
Berikut kisah perjalanan Gerwani dilansir oleh Storyjatim.com dari kanal youtube Matahatipemuda
Gerwani atau Gerakan Wanita Indonesia merupakan organisasi perempuan yang sangat disegani pada masanya.
Sebelum lahirnya Gerwani terdapat organisasi wanita sebelumnya yang menjadi cikal bakal lahirnya Gerwani, salah satunya adalah Gerakan Wanita Istri Sesar atau GERWIS.
Organisasi GERWIS didirikan pada tanggal 4 Juni tahun 1950 oleh 6 organisasi perempuan yakni RUPINDO ( Rukun Putri Indonesia ) dari Semarang, Persatuan Wanita Sesar dari Surabaya, Istri Sesar Dari Bandung, GERWINDO (Gerakan Wanita Indonesia) dari Kediri, Wanita Madura dari Madura, dan Perjuangan Putri Republik Indonesia dari Pasuruan.
Dibalik berdirinya GERWIS terdapat tokoh tokoh yang pernah terlibat dalam perjuangan melawan kolonialisme dan imperialisme sebagai gerilyawan perang kemerdekaan.
Artikel Terkait
Mengejutkan.!! Deddy Corbuzier Berhasil Undang Bjorka Ke Close The Door, Ternyata Ini Orangnya
Serangan Bjorka Menjadi-Jadi, Begini Respon Pemerintah Indonesia
Harga BBM naik, Jokowi Instruksikan Pejabat Pakai kendaraan Listrik
Identitas Bjorka Terbongkar, Mahfud MD: Sudah Terlacak Alat