Tidak boleh ada seorang politisi sipil yang membuat kebijakan itu bisa di intimidasi oleh seorang perwira atau prajurit militer. Ini tidak boleh sama sekali ini melanggar hukum," Sambung Made.
Menurut Made kalaupun seandainya Jenderal Dudung diberhentikan, hal itu pantas dilakukan.
Dikarenakan kalau memang benar bahwa hal ini dimobilisasi oleh Jenderal Dudung.
Membuat yang dilakukan tersebut menjadi perbuatan yang benar-benar sangat tidak pantas.
Namun pada saat ini Jenderal Dudung sudah meminta prajurit berhenti, karena Effendi Simbolon sudah meminta maaf.***