Storyjatim.com - Menurut Britannica Encyclopedia, siklus hidrologi adalah perputaran air dan sirkulasi pada sistem atmosfer dalam bumi. Namun, untuk memahami siklus hidrologi secara lengkap kita akan mengulas siklus air pada artikel ini.
Dilansir dari laman lindungihutan.com, siklus hidrologi atau siklus air adalah proses pergerakan molekul air (H2O) yang berlangsung secara terus-menerus dari bumi ke atmosfer dan kembali lagi ke bumi.
Pergerakan air laut ke udara, kemudian jatuh ke permukaan tanah lagi sebagai hujan atau bentuk presipitasi lain, dan akhirnya mengalir ke laut kembali. Air di bumi secara terus-menerus mengalami sirkulasi berupa proses penguapan, presipitasi dan pengaliran keluar (outflow).
Baca Juga: Air Laut Keruh di Wilayah Pesanggaran, Aktivitas Nelayan Lumpuh, Ternyata Ini Penyebabnya
Siklus hidrologi adalah salah satu konsep dasar dalam biogeokimia yang memiliki beberapa tahapan yaitu; proses penguapan, proses evapotranspirasi, proses hujan, proses aliran air, proses pengendapan air tanah, dan proses air tanah ke laut.
Dalam prosesnya, terjadinya siklus hidrologi bukan hanya satu jenis saja. Namun juga terdapat beberapa jenis dalam siklus hidrologi/siklus air. Yaitu, siklus hidrologi pendek, siklus hidrologi sedang dan siklus hidrologi panjang.
Baca Juga: Dampak Banjir, Warga di Banyuwangi Mulai Terima Suplai Air Bersih
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak aktivitas dan kegiatan manusia yang secara langsung dapat merusak siklus air. Berikut beberapa kegiatan manusia yang merusak siklus air yang ada.
1. Pemukiman Penduduk
Setiap tahunnya pertumbuhan penduduk terus akan bertambah hal ini menyebabkan perlunya lahan sebagai tempat untuk hidup dan bersosialisasi.
Apabila dalam pembangunan tidak memperdulikan aspek lahan serapan air, tanah dapat tertutup oleh semen, jalan, beton, hingga perumahan.
2. Pembukaan Lahan Hutan
Kawasan hutan yang harus dimanfaatkan untuk tujuan ekonomi, bisnis dan sosial masyarakat dapat menimbulkan dampak negatif jika dilakukan secara berlebihan.
Umumnya pembukaan lahan hutan digunakan untuk lahan industri, perumahan, pertanian dan perkebunan yang menyebabkan area resapan air berkurang.
Artikel Terkait
Bukan Di Jakarta, Di Banyuwangi Kota Kini Jadi Langganan Banjir, Warga Lakukan Ini
Banjir Genangi Banyuwangi Kota, Dinas PU Pengairan Turun Tangan, Ini Yang Akan Dilakukan, Warga : Alhamdulilah
Banyuwangi Akan Tenggelam? Wakil DPRD Desak Eksekutif Serius Tangani Banjir
Bupati Ini Hadir di Acara Kontes Dangdut Ketika Daerahnya Banjir, Netizen : Tetep Nyengir Walau Subang Banjir