"Kalau kemudian nanti ada yang masih belum tercover dan sebagainya, itu sebenarnya adalah perbaikan pendataan yang akan kita (pemerintah) lakukan. Tapi seharusnya sih kita cukup dengan program yang ada sekarang ini (KIS)," tegas Isa.
Sementara itu, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kemenkeu Andin Hadiyanto mengatakan dana abadi pesantren merupakan bagian tidak terpisahkan dari dana abadi pendidikan. Ia mengatakan dana abadi pendidikan saat ini berjumlah Rp 106,1 triliun.
Baca Juga: Kades Termuda Tak Hanya Tamansari, Pemuda 27 Tahun Ini Juga Akan Pimpin Desa Potensi di Banyuwangi
Andin menyebut total dana abadi yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ada Rp 134,1 triliun. Khusus untuk pesantren, belanja tahun ini dialokasikan sebesar Rp 250 miliar.
"Pengelolaan programnya sendiri itu dikelola oleh Kemenag, jadi nanti yang membiayai LPDP. Prosesnya sedang berjalan, saat ini sedang ada seleksi-seleksi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas dari santri dan juga para pembina santri, seperti program persiapan beasiswa, multimedia pesantren, penguatan pengambilan fatwa, dan lain-lain," jelasnya.
Artikel Terkait
Pendukung Hujat Kepemimpinan Jokowi Hingga Partai PDIP, Prabowo Justru Lanjutkan Program Petugas Partai
Gibran Dengan Sukarela Pijit Ganjar Pranowo : Ini Jurus Gibran Mengeluarkan Angin
Jokowi Berikan Jawaban Menohok Terkait Gibran Diusung Jadi Wakil Prabowo
Ketua PDIP Puan Maharani Sebut Gibran Belum Ajukan Surat Pengunduran Diri Jika Ingin Cawapres Prabowo
Gibran Diusung Koalisi Indonesia Maju Jadi Cawapres Prabowo, Jokowi : Saya Hanya Mendoakan Dan Merestui