Sri Mulyani Sebut Program Unggulan Cawapres Gibran Sudah Ditetapkan Di APBN 2024, Jokowi Ikut Cawe Cawe?

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Kamis, 26 Oktober 2023 | 22:08 WIB
Program unggulan Cawapres Gibran Rakabuming Raka Ternyata Sudah Di Tetapkan APBN 2024, Jokowi Ikut Cawe Cawe? (Sumber: DERY RIDWANSAH / JAWAPOS.COM)
Program unggulan Cawapres Gibran Rakabuming Raka Ternyata Sudah Di Tetapkan APBN 2024, Jokowi Ikut Cawe Cawe? (Sumber: DERY RIDWANSAH / JAWAPOS.COM)

Storyjatim.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka bocorkan program unggulan, yakni dana abadi pesantren dan juga Kartu Indonesia Sehat (KIS) Lansia.

 

Namun, Program Gibran Rakabuming Raka tersebut nyatanya sudah ditetapkan oleh APBN 2024 yang sudah disahkan, yang dimana program tersebut adalah program dari Presiden Jokowi.

 

Hal itu disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mengatakan bahwa dua program itu sudah ada di era Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hanya untuk KIS, target lansia menjadi dikhususkan.

Baca Juga: PT BSI Berikan Pesan Kepada 4 Kades Terpilih Di Pesanggaran Banyuwangi, Begini Harapan Yang Diminta

"Dilihat saja APBN 2024 kan sudah diketok ya. Mengenai apa program-program, mungkin saya nggak sebut populis, tapi yang pemihakan kepada masyarakat. Itu sudah ditetapkan dalam UU APBN," kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTA, Rabu (25/10/2023).

 

Bahkan program tersebut sudah di anggarkan pada 2024 mencapai Rp 487 Triliun, tak hanya itu, program-progam yang disebutkan oleh Cawapres Gibran itupun ternyata sudah menjadi program yang saat ini masih berjalan.

 

"Umpamanya anggaran perlinsos di 2024 kalau tidak salah Rp 487 triliun. Jadi nanti program seperti PKH, kartu sembako, PIP, KIP Kuliah, bantuan PBI untuk masyarakat tidak mampu termasuk lansia, bantuan subsidi listrik, subsidi energi, BBM, subsidi LPG, itu masih semuanya ada. Dana abadi juga disampaikan kita sudah punya dana abadi yang sekarang ini," tambahnya.

 

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata Juga mengatakan bahwa program yang disampaikan Gibran sudah tidak diperlukan lagi, karena lansia yang ada kini sudah terakomodir dalam program KIS saat ini.

 

Isa menjelaskan para lansia dari keluarga tidak mampu sudah tercover dalam daftar penerima program keluarga harapan (PKH) alias data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Oleh karena itu, mereka otomatis terdaftar sebagai penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Evaluasi Seluruh Direksi BUMN

Selasa, 29 April 2025 | 18:46 WIB

Sah, Menhan Lantik Deddy Corbuzier Sebagai Stafsus

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:06 WIB

Terpopuler

X