Demikian juga dari sananya seseorang tidak suka dan tidak ada syahwat terhadap mahramnya. Tidak ada anak bersyahwat kepada ibunya, tidak ada anak lelaki bersyahwat kepada adik perempuannya. Hal ini tidak ada yang mengajarkan, tapi dari sananya. Allah sudah pasang seperti itu, dan ini menunjukkan adanya Tuhan.
Sebagaimana juga anak kecil yang ketika baru lahir tiba-tiba dia langsung bisa netek (menyusu), padahal dia tidak punya ilmu sama sekali. Seandainya seluruh Profesor di dunia ini berkumpul untuk mengajarkan si anak untuk melakukan hal yang lain, tidak akan mampu. Sedangkan hal ini tidak ada yang mengajarkan tiba-tiba ketika nempel di susu ibunya langsung dia bisa menyedot. Siapa yang mengajarkan? Jawabnya adalah dari sananya.
Dan banyak hal-hal fitrah ketika Allah menciptakan makhlukNya Allah pasang fitrah-fitrah tersebut. Dan semuanya adalah menuju kepada kebaikan. Seandainya tidak ada faktor luar yang mempengaruhi, maka makhluk akan berjalan dengan kebaikan.
Tetapi ternyata fitnah tersebut bisa berubah. Di antara yang berusaha merubah fitrah adalah setan. Allah berfirman tentang sumpah setan. Setan berkata:
وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ
“Sungguh aku akan perintahkan mereka (manusia). Dan mereka akan merubah ciptaan Allah (merubah fitrah).” (QS. An-Nisa'[4]: 119)
Ada yang tidak suka dengan tubuhnya, dia lelaki tidak suka kalau tubuhnya laki-laki dan mau menjadi perempuan. Ada perempuan tidak suka tubuhnya, dia mau menjadi laki-laki. Fitrahnya berubah. Tadinya laki-laki suka perempuan, menjadi berubah sehingga tahu-tahu suka dengan laki-laki. Ini dirubah oleh setan.