Mereka ingin laki-laki sama dengan wanita, mau keluar sana, kerja kesana-kemari, mau disamakan. Ini adalah bentuk ketidakadilan. Bagaimana mau disamakan laki-laki dengan wanita? Menyamakan laki-laki dengan wanita adalah bentuk penghinaan terhadap wanita, bukan penghormatan. Sehingga wanita juga harus kerja dan yang lainnya.
Lihatlah Allah Subhanahu wa Ta’ala ketika menghukum Adam dan Hawa kemudian diturunkan di atas muka bumi, apa kata Allah Subhanahu wa Ta’ala?
فَقُلْنَا يَا آدَمُ إِنَّ هَٰذَا عَدُوٌّ لَكَ وَلِزَوْجِكَ فَلَا يُخْرِجَنَّكُمَا مِنَ الْجَنَّةِ فَتَشْقَىٰ
“Dan Kami berkata kepada Adam: “Ya Adam, sesungguhnya iblis adalah musuh kalian berdua (yaitu musuhmu dan Hawa) jangan sampai iblis mengeluarkan kalian berdua dari surga menuju bumi, maka kau (Adam) akan sengsara.” (QS. Hud[11]: 82)
Allah tidak mengatakan: “Maka kalian berdua sengsara,” tapi Allah mengatakan: “Maka engkau (Wahai Adam) sengsara.” Apa kata para ahli tafsir? Ini dalil bahwasanya Adam (lelaki) ketika diturunkan di bumi bersama istrinya, dia yang mencari nafkah, dia yang bekerja, istrinya dimuliakan di rumah. Sekarang dibalik oleh orang-orang barat yang kita terpukau dengan kemodernan dan kehebatan mereka, ikut-ikutan mau menyamakan laki-laki dengan wanita.
Lihatlah di antara fitrah yang telah berhasil dirubah oleh setan adalah rasa malu. Lihat ketika Adam dan Hawa, tadi sudah saya sebutkan ketika makan dari buah tersebut dan terbuka aurat mereka, maka mereka mulai menutup aurat mereka dengan daun-daun yang ada di surga, mereka malu dilihat sama orang lain.
Dan kita tahu bahwasanya menurut ilmu mereka manusia berasal dari monyet yang dulu telanjang, dari manusia purba yang tidak tahu rasa malu. Sekarang mau dibalik bahwa orang berjilbab dikatakan kemunduran dan orang yang membuka auratnya dikatakan kemajuan. Mulailah wanita membuka aurat mereka, dimana-mana dibuka, tidak ada rasa malu sama sekali. Terkadang suaminya melihat istrinya terbuka auratnya tapi rasa cemburunya mati, tidak ada sama sekali, fitrah sudah dihilangkan, sudah dirubah oleh setan dan berhasil merubah fitrah orang-orang kafir.