Khutbah Jumat Oktober 2025, Dengan Tema Menjaga Lisan, Menjaga Iman

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Jumat, 24 Oktober 2025 | 03:10 WIB
Ilustrasi Khutbah Jumat. (Unsplash/arifwdn)
Ilustrasi Khutbah Jumat. (Unsplash/arifwdn)

Storyjatim.com - Setiap hari Jumat, umat Islam laki-laki di seluruh dunia berkumpul di masjid untuk menunaikan ibadah shalat Jumat. Namun, sebelum dua rakaat shalat itu dilaksanakan, ada satu momen penting yang tak pernah dilewatkan yaitu khutbah Jumat.

Khutbah Jumat dibawa oleh khatib (penceramah) untuk menyampaikan nasihat, peringatan, dan pesan-pesan keagamaan yang bertujuan memperkuat keimanan serta memperbaiki akhlak umat.

Oleh karena itu, memahami isi dan esensi khutbah Jumat menjadi hal penting, baik bagi jamaah maupun bagi para calon khatib yang ingin menyampaikan pesan dengan lebih kuat dan menyentuh hati.

Khutbah Pertama
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, dan kesehatan, sehingga kita dapat melaksanakan ibadah Jumat pada hari yang penuh keberkahan ini. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Baca Juga: Teken Kerjasama Polresta, BNNK, dan Lapas Banyuwangi Pencegahan serta Pemberantasan Peredaran Gelap Narkoba

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Salah satu tanda kesempurnaan iman seorang muslim adalah kemampuannya menjaga lisan. Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini mengingatkan kita bahwa setiap ucapan yang keluar dari lisan akan dimintai pertanggungjawaban. Betapa banyak manusia yang terjerumus ke dalam dosa besar hanya karena tidak mampu menahan lidahnya — entah melalui ghibah, fitnah, ucapan kasar, atau menyebarkan berita palsu.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Di zaman media sosial seperti sekarang, menjaga lisan bukan hanya dalam bentuk ucapan, tetapi juga tulisan. Apa yang kita tulis di dunia maya sama nilainya dengan apa yang kita ucapkan. Jangan sampai jari-jemari kita menjadi penyebab dosa karena menyebarkan kebencian, fitnah, atau kabar yang tidak benar.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
"Tidak ada satu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu siap mencatat." (QS. Qaf: 18)
Artinya, setiap kata, komentar, dan postingan kita di media sosial semuanya tercatat oleh malaikat. Maka berhati-hatilah, karena kata-kata bisa menjadi sebab pahala yang besar, atau sebaliknya menjadi dosa yang berat.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Menjaga lisan juga mencerminkan kedewasaan iman seseorang. Orang beriman tidak mudah menghina, mencaci, atau mempermalukan saudaranya. Sebaliknya, ia memilih kata-kata yang menenangkan dan menumbuhkan kedamaian. Rasulullah SAW bersabda:
"Seorang muslim adalah orang yang kaum muslimin lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Maka mari kita jadikan lisan ini sebagai sarana kebaikan: untuk berdzikir, menebar salam, menasihati dengan lembut, dan mendoakan sesama.

Baca Juga: Gubernur Jabar KDM Kaget, Ternyata Air AQUA Diambil Dari Sumur Bor Bukan Air Pegunungan

Khutbah Kedua
Hadirin yang dimuliakan Allah,
Menjaga lisan adalah bagian dari menjaga hati. Jika hati bersih, maka ucapan akan lembut. Namun jika hati kotor oleh dengki, marah, dan sombong, maka lidah pun akan menjadi tajam.
Marilah kita berdoa agar Allah SWT memberikan kita kemampuan untuk menjaga lisan dari hal-hal yang tidak bermanfaat. Jadikan setiap ucapan kita bernilai pahala, bukan penyesalan.

Doa Penutup
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلاَةَ أُمُوْرِنَا، وَاجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا وَسَائِرَ بِلادِ الْمُسْلِمِينَ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
Penutup Artikel
Khutbah Jumat kali ini mengingatkan kita betapa pentingnya menjaga lisan di era digital. Di tengah derasnya arus informasi, umat Islam perlu lebih bijak dalam berbicara dan menulis. Sebab, lisan yang terjaga bukan hanya mencerminkan akhlak mulia, tapi juga menjaga kehormatan dan persaudaraan umat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Rekomendasi

Terkini

Kick Off HSN 2025, Banyuwangi Canangkan Pesantren Aman

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:21 WIB

Ulasan Lengkap Biografi 4 Wanita Penghulu Surga

Minggu, 30 Juli 2023 | 21:36 WIB

Khutbah Jumat Terpopuler 'Iman Kepada Allah SWT'

Sabtu, 29 Juli 2023 | 20:59 WIB
X