Storyjatim.com - Jabatan kepala sekolah SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung di copot buntut dari mahalnya harga seragam di sekolah tersebut.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan imbauan kepada wali murid SMAN 1 Kedungwaru meminta untuk mengembalikan seragam ke pihak sekolah yang sudah terlanjur dibeli jika merasa keberatan.
"Yang keberatan beli seragam silahkan bisa dikembalikan dan uangnya pasti dikembalikan juga," kata Gubernur Jatim kepada wartawan.
Gubernur meyakinkan kepada para wali murid bahwa jabatan Kepala SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung telah diisi Pelaksana Tugas alias Plt yang lain.
Baca Juga: Google Kecam Keras Perpres Yang Akan Disahkan Jokowi, Disebut Berpotensi Matikan Kebebasan Pers
"Sekarang Kepala sekolahnya sudah di plt, dan Dinas Pendidikan Jatim juga masih intensif ngecek dilapangan," Tambahnya.
Diketahui Dinas Pendidikan Jatim telah mencopot Kepala Sekolah SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung Norhadin akibat keluhan dari wali murid soal harga seragam yang mahal di sekolah.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai
Aries menyebut keputusan pencopotan kepala sekolah tersebut adalah bentuk sikap dari adanya penjualan seragam sekolah di SMAN 1 Kedungwaru yang mencapai hingga Rp 2,3 juta pebih, hal tersebut membuat wali murid keberatan.
Tim Dinqs Pendidikan Jatim juga telah menurunkan tim identifikasi. Hasil dari identifikasi, ada kesalahan standar operasional prosedur (SOP) yang tidak dipatuhi sekolah.