Banyuwangi Storyjatim.com - Mendengar jika Gas LPG 3 kg masih langka di Banyuwangi, Bupati Ipuk Fiestiandani kembali melakukan pengecekan ke sejumlah pangkalan LPG yang ada di wilayah kota kemarin Rabu (26/7/2023).
Kali ini Bupati Ipuk mengajak pihak Pertamina dalam melakukan kegiatan pengecekan langsung di pangkalan Gas LPG 3 kg yang masih langka.
Dari pengecekan di pangkalan Gas LPG 3 kg di lapangan, untuk mengatasi kelangkaan gas melon ini akhirnya menemukan solusi, pihak pertamina akan menambah pasokan gas bersubsidi.
"Saya mendengar warga masih kesulitan membeli gas 3 kg, saya mengajak Pertamina untuk ngecek bareng bareng kenapa LPG ini langka, alhamdulilah ada solusi, Pertamina akan menambah pasokan sekitar 32 persen dari pasokan sebelumnya," Kata Ipuk dikutip Storyjatim.com (27/7/2023).
Ipuk juga meminta kepada Pertamina untuk segera dieksekusi penambahan pasokan gas melon agar masyarakat tidak kesulitan mencari gas LPG.
“Saya minta rencana tambah pasokan segera dieksekusi, nanti saya cek terus,” imbuh Bupati Ipuk.
Akibat kehabisan stok, warga pun kebanyakan membeli LPG melon langsung ke pangkalan, selain itu juga harga di pangkalan masih stabil yakni Rp 16 ribu.
Akibat kelangkaan Gas LPG ini, banyak oknum yang memanfaatkan untuk menaikan harga demi mendapatkan keuntungan lebih, bahkan harga hingga Rp 20 ribu.
Artikel Terkait
Penyebab Gas LPG 3 Kg Langka Presiden Jokowi Sebut Menteri BUMN
Kuota Pengiriman Sudah Terpenuhi Sesuai Kebutuhan, Jokowi Minta Menteri BUMN Tangani Kelangkaan Gas LPG 3 Kg
Akan Kembali Normal, Mulai Tanggal Ini Orang Kaya Dilarang Beli Gas Subsidi LPG 3 Kg, Bikin Gas Langka
Hanya Berbahan Dasar Oli Bekas Murah, Kompor Ini Jadi Solusi Di Tengah Gas LPG 3 kg Langka, 1 Liter Bisa 1 Jam
Jadi Sektor Korupsi Tertinggi Ditahun 2022, Dana Desa 2023 Di Anggarkan APBN Mencapai 70 Triliun