Soekarno pun marah besar, lewat Radio, Soekarno berpidato memerintahkan memerintahkan pembebasan Sjahrir akhirnya pada 1 Juli 1946 Sjahrir dibebaskan.
Peristiwa 3 Juli 1946
Pada 3 Juli 1946, Mayor Jenderal Soedarsono dan rombongan ke Istana Presiden untuk mendesak Soekarno menandatangani maklumat, menuntut pembubaran kabinet Sjahrir II dan penyerahan kekuasaan pada dewan pimpinan politik.
Dewan pimpinan Politik tersebut diketahui Tan Malaka dan beranggotakan tokoh tokoh persatuan perjuangan.
Bung Karno mempersilahkan tamunya menunggu di ruang sebelah, dan seperti yang direncanakan, Soekarno tak menemui Soedarsono dan kawan kawanya.
Sebaliknya pasukan pengawal Istana bergerak cepat untuk menangkap Soedarsono dan rombongan, Kudeta pun gagal dilakukan.