Soekarno pun marah besar, lewat Radio, Soekarno berpidato memerintahkan memerintahkan pembebasan Sjahrir akhirnya pada 1 Juli 1946 Sjahrir dibebaskan.
Peristiwa 3 Juli 1946
Pada 3 Juli 1946, Mayor Jenderal Soedarsono dan rombongan ke Istana Presiden untuk mendesak Soekarno menandatangani maklumat, menuntut pembubaran kabinet Sjahrir II dan penyerahan kekuasaan pada dewan pimpinan politik.
Dewan pimpinan Politik tersebut diketahui Tan Malaka dan beranggotakan tokoh tokoh persatuan perjuangan.
Bung Karno mempersilahkan tamunya menunggu di ruang sebelah, dan seperti yang direncanakan, Soekarno tak menemui Soedarsono dan kawan kawanya.
Sebaliknya pasukan pengawal Istana bergerak cepat untuk menangkap Soedarsono dan rombongan, Kudeta pun gagal dilakukan.
Artikel Terkait
Tepat Dihari Kartini, Ganjar Pranowo Sah Jadi Capres 2024 : Pemikiran Bung Karno Sangat Menginspirasi
Apakah Prinsip Trisakti Ajaran Bung Karno Masih Relevan? begini Kata I Made Cahyana Negara, Pemuda Wajib Tau
Kenapa Bulan Juni Disebut Bulan Bung Karno,? Ternyata Sejarah Ini Yang Mencatat
Patung Bung Karno Akan Berdiri Kokoh Di Rusia Kok Bisa? Ternyata Ini Yang Dilakukan Soekarno Kepada Uni Soviet
Sepenggal Kisah Perjalanan Politik Bung Karno Dari Tercetusnya Marhaenisme Hingga Jadi Tahanan Rumah