Storyjatim.com - Bung Karno, atau Sukarno, adalah presiden pertama Indonesia dan tokoh terkemuka dalam politik Indonesia. Dia memainkan peran penting dalam perjuangan negara untuk kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Belanda dan merupakan arsitek kunci negara Indonesia.
Sukarno lahir pada 6 Juni 1901, di Surabaya, Jawa Timur, yang saat itu menjadi bagian dari Hindia Timur Belanda.
Dia adalah pemimpin yang karismatik dan orator yang terampil bahkan memiliki dampak mendalam pada politik Indonesia. Sukarno sangat dipengaruhi oleh ideologi nasionalis dan anti-kolonial, bahkan beliau menjadi tokoh terkemuka dalam gerakan kemerdekaan Indonesia selama awal abad ke-20.
Pada tahun 1927, Sukarno ikut mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI), yang bertujuan untuk menyatukan berbagai kelompok nasionalis di bawah satu organisasi politik. Putra sang Fajar itu pun menganjurkan untuk negara bagian Indonesia yang bersatu, bebas dari pemerintahan kolonial, dan mempromosikan konsep "marhaenisme," yang menekankan keadilan sosial dan kesetaraan bagi masyarakat awam.
Selama Perang Dunia II, Sukarno bekerja sama dengan penjajah Jepang serta membawa harapan mencapai kemerdekaan untuk Indonesia.
Namun, setelah perang, ia berhasil memimpin negosiasi dengan pemerintah Belanda, menghasilkan pengakuan kemerdekaan Indonesia pada tahun 1949. Sukarno menjadi presiden pertama Indonesia dan bertugas dari tahun 1945 hingga 1967.
Sebagai presiden, Sukarno menerapkan kebijakan yang dikenal sebagai "demokrasi terpandu" atau "demokrasi pancasila."
Tujuannya untuk menggabungkan unsur -unsur demokrasi, sosialisme, dan nasionalisme untuk menciptakan ideologi politik Indonesia yang unik.