Storyjatim.com – Baliho Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang bergambar ketua Umum Kaesang Pangarep sedang memegang boneka di Klaten lolos dari penertriban alat peraga Sosialisasi (APS) 2024 yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan Satpol PP.
Penertiban yang dilakukan sejak pagi ini dilakukan oleh tim gabungan yang akan mulai menertibkan di wilayah Klaten, namun yang menjadi perhatian publik yakni baliho bergambar kaesang sedang membawa boneka lolos dari penertiban.
Penertiban alat peraga dilakukan di sepanjang jalan Jogja-Solo, namun beberapa baliho justru luput dari penertiban Satpol PP yakni salah satunya baliho PSI bergambar ketua umum Kaesang Pangarep yang sedang membawa boneka.
Alasanya, baliho dan spanduk yang mengandung unsur ajakan untuk mencoblos salah satu calon akan dicopot dan di bawa ke mobil, bahkan selain ajakan mencoblos juga ada yang menyertakan angka, atau tanda yang mengarhkan mencoblos.
Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Kabupaten Bandung, Disini Titik Koordinatnya, Wilayah Tetangga Terkena Dampak
Bendera atau baliho caleg yang dipasang di pohon, badan jembatan, dan tempat umum tak luput dari pencopotan, sementara baliho bergambar Kaesang dengan ukuran besar tak ikut di copot.
Sedangkan baliho Kaesang tersebut hanya membawa boneka dan b ertuliskan ‘politik santun dan santuy’ dengan simbol partai PSI, tanpa ada ajakan mencoblos kesalah satu calon.
Tak hanya itu, Baliho bergambar Puan Maharani juga luput dari penertiban, dikarenakan taka da kalimat yang menunjukan ajakan atau simbol coblos, bahkan baliho Gibran yang kini menjadi Cawapres dari Prabowo Subianto pun tak diturunkan karena tak ada ajakan untuk mencoblos.
Hal tersebut menurut Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Bawaslu Kabupaten Klaten, Muhammad Milkhan menyatakan kegiatan pembersihan tersebut sebagai tindak lanjut dari surat imbauan kepada partai politik sebelumnya, dimana partai diminta untuk menertibkan APS yang ada ajakan.