Pihaknya juga meyakini masih banyak korban lain, namun tidak ada yang berani melaporkanya.
"Sepertinya korban masih banyak, pelakupun sampai lupa berapa banyak korbanya. Karena dari awal, dia (N) melakukan seperti itu belum ada yang komplain melapor atau berkeberatan sehingga dia terus melakukan hal itu ke banyak orang," Sambungnya.
Kasus pelecehan seksual ini terbongkar setelah korban berinisial MDF (12) meninggal akibat buah zakar yang diremas terlalu kencang.
MDF tewas usai buah zakarnya dirwmas oleh N pada Rabu 27 September 2023 di Tapos Kota Depok.
Menurut keterangan yang berhasil dihimpun pihak kepolisian bahwa awalnya korban berboncengan menggunakan sepeda motor dengan temanya.
Pelaku N yang melihat korban kemudian memberhentikan kendaraan korban dan kemudian langsung meremas alat kelamin korban.
"Yang bersangkutan (N) melakukan pemerasan (kelamin) kepada korban disaksikan oleh rekannya," ujarnya.