Storyjatim.com - Kelangkaan gas LPG 3 kg di Indonesia membuat resah masyarakat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut jika gas yang hanya untuk masyarakat miskin itu kini sedang menjadi rebutan oleh banyak pihak.
"LPG 3 kg, yang bersubsidi sekarang lagi direbutkan di lapangan, dan itu hanya untuk masyarakat yang kurang mampu, itu yang harus digaris bawahi," Kata Jokowi dalam keteranganya di akun Youtube Sekertariat Presiden, di Kutip Storyjatim.com pada (25/7/2023).
Namun Presiden dua periode itu tak menjelaskan secara rinci kenapa gas LPG 3 kg langka di pasaran, karena itu merupakan ranah dari BUMN Erick Thohir.
Baca Juga: Hanya Bisa Diam Dan Menangis Didalam Rumah Saat Nonton Drakor Gempa Guncang Pacitan 5,7 Magnitudo
"mengenai kelangkaan gas LPG biar pak BUMN yang menjawab, karena ini menyangkut pertamina di bawah beliau, ya tanyakan," Tukasnya.
Seperti yang terjadi kemarin, warga Banyuwangi Jawa Timur rela mengantri di bawah terik matahari demi mendapatkan gas LPG 3 kg.
Dengan mententeng tabung Gas elpiji 3 Kg bahkan rela berjemur di bawah terik matahari menunggu antrian di operasi Pasar murah Gas elpiji yang digelar Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopumdag) Banyuwangi.
Salah satu warga yang mengantri, Iwan (43), mengaku sudah berdiri di antrian hingga 1 jam, namun belum juga mendapatkan Gas elpiji yang dijual dengan harga Rp 16 ribu pertabung.
Adapun Syarat untuk membeli Gas elpiji 3 Kg yakni hanya dengan membawa fotocopy KTP, bertujuan agar semua bisa kebagian di tengah langka nya Gas elpiji melon.
Artikel Terkait
Tidak Bisa Akses Situs Negatif Di Indonesia, Ternyata Ini Penyebabnya Penyedia Jasa Internet Bisa Dapat Sanksi
Kenapa Suhu Terasa Dingin Di Malam Hari? Ternyata Ini Penyebab Suhu Ekstrim, Kita Harus Lakukan Ini
DPD NasDem Banyuwangi Berikan Edukasi Politik : Peserta Pemilu Adalah Partai Bukan Caleg Secara Personal
Diduga Main Game Slot Online Saat Rapat Paripurna, Anggota DPRD Cinta Mega Diberikan Sanksi Fraksi PDIP