Storyjatim.com - Dalam berpolitik memang diperlukan adanya etika politik, Dr Hary Priyanto menyebut jika PDI Perjuangan mengajarkan keadaban dalam berpolitik.
Etika dalam politik di buktikan dengan cara PDI Perjuangan yang melakukan pertemuan secara terbuka dengan pimpinan partai lain.
"Misalnya partai A dengan partai C sedang melakukan pertemuan, paling media hanya menunggu diluar, dan para pemimpin partai masuk kedalam ruangan tertutup, setelah itu keluar baru rilis," Kata Hary PR.
Baca Juga: Sistem Pemilu Terbuka Siapa Yang Diuntungkan? Dr. Hary Priyanto : Runtuhnya Harkat Martabat Partai
Namun berbeda dengan PDI perjuangan, Menurut Hary, PDI Perjuangan mengajarkan etika politik yang baik, baik kepada masyarakat maupun negarawan lain.
"Ada satu mekanisme yang dilakukan secara formal, seperti penyambutan untuk partai lain yang cukup megah dan formil di ruang terbuka, ini pelajaran etika politik yang luar biasa, sehingga bagi partai lain harusnya penyambutan ya seperti ini," Lanjutnya.
Seperti yang dikatakan dalam etika politik tidak banyak partai di Indonesia yang menerapkan hal tersebut, saat menyambut partai lain dengan mekanisme politik yang beradab.
Baca Juga: Pererat Ikatan Kekeluargaan Warga Tanah Pusaka dan GmnI Banyuwangi Peringati Haul Bung Karno
"Contoh formilnya yaitu saat menyambut partai lain yang dilakukan PDI Perjuangan itu dengan menyediakan di tempat gedung, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, membacakan teks pancasila dan lain lain, itu etika yang harus dibangun oleh negarawan atau partai lainya," Tukasnya.
Artikel Terkait
Satelit Satria 1 Mengudara, Presiden Jokowi : Ini Bentuk Pemerataan Infrastruktur
Pertemuan Puan Maharani Dengan AHY Jadi Sorotan Publik, Partai Gerindra : Koalisi Bisa Terjadi
Aturan Sepeda Listrik Masih Rancu, Ikuti Arahan Polri Yang Ini Agar Tidak Ditilang
Terkuak, Darimana Sumber Dana Pondok Pesantren Al Zaytun Yang menjadi Terbesar di Asia Ini