Satelit Satria 1 Mengudara, Presiden Jokowi : Ini Bentuk Pemerataan Infrastruktur

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Senin, 19 Juni 2023 | 13:59 WIB
Satria 1 Meluncur Ini Harapan Jokowi (Instagram.com/@kemenkominfo)
Satria 1 Meluncur Ini Harapan Jokowi (Instagram.com/@kemenkominfo)

Storyjatim.com - Satelit Republik Indonesia ( Satria 1) sukses diluncurkan pada minggu petang Minggu pukul 18:21 Waktu Setempat atau pukul 05.21 WIB senin pagi di di Cape Canaveral Florida Amerika Serikat (AS).

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap adanya satelit perdana Satria 1 di Indonesia ini infrastruktur jadi merata.

Seperti yang di ungkapkan dalam akun instagram pribadinya, Jokowi menjelaskan bahwa Satria 1 adalah upaya pemerintah untuk membangun infrastruktur digital yang merata di RI. Ia pun berharap tujuan itu bisa tercapai.

Baca Juga: Satelit Satria 1 Sukses Meluncur Untuk Pemerataan Internet di Indonesia, Begini Harapan Mahfud MD

"Pemerarataan pembangunan infrastruktur digital di pusat pelayanan publik di seluruh Indonesia," tulis Jokowi.

Plt Menkominfo Mahfud MD mengucap rasa syukur atas peluncuran Satria 1 yang berhasil lepas landas di Cape Canaveral Florida Amerika Serikat (AS).

Satelit Satria 1 dibawa roket Falcon 9 milik SpaceX dan meluncur pada Minggu pukul 18:21 waktu setempat atau 05:21 WIB Senin pagi tadi.

"Untuk seluruh rakyat Indonesia, saya mengajak kita bersyukur alhamdulillah bahwa Satelit Republik Indonesia 1 atau Satria 1 sudah sukses meluncur ke angkasa pada pukul 18:21 waktu Florida Amerika Serikat, atau persis jam 05:21 WIB tadi pagi," katanya.

Satria-1 adalah satelit multifungsi pertama milik pemerintah dengan kapasitas terbesar di Asia. Satelit ini akan menempati orbit 146°BT tepat di atas Papua.

Mahfud MD berharap internet di Indonesia dapat merata dan bisa dinikmati semua masyarakat.

Baca Juga: Asal Usul Gelar Haji dan Biaya Mahal Benarkah Peninggalan Kolonial? Ternyata Ini Tujuanya

"terutama untuk pendidikan, kesehatan, dan layanan pemerintah untuk masyarakat di berbagai wilayah Indonesia khususnya daerah tertinggal, dan terpencil," Harapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Evaluasi Seluruh Direksi BUMN

Selasa, 29 April 2025 | 18:46 WIB

Sah, Menhan Lantik Deddy Corbuzier Sebagai Stafsus

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:06 WIB
X