Storyjatim.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan OTT Wali Kota Bandung, penangkapan Yana Mulyana tersebut membuktikan bahwa KPK masih ada di Indonesia.
Sebelumnya ketua KPK Firli Bahuri menyebut bahwa pernah diingatkan saat rapat koordinasi (rakor) bersama SKPD bahwa siapapun yang korupsi akan ditangkap, terbukti KPK lakukan penangkapan OTT Wali Kota Bandung Yana Mulyana.
Firli juga mengungkapkan peringatan yang pernah disampaikan beberapa waktu lalu itu kini di buktikan dengan OTT Wali Kota Bandung Yana Maulana.
"Saya pernah ngomong di rakor pencegahan korupsi beberapa bulan yang lalu, siapapun yang masoh korupsi maka dipastikan akan ditangkap," Ucapnya.
Yana Mulyana tertangkap karena diduga menerima suap pengadaan CCTV dan Jaringan Internet di wilayah Bandung.
Pengadaan tersebut diperuntukan program Bandung Smart City, dan terdapat sembilan orang yang ditangkap termasuk Wali Kota.
KPK pun kini terus mendalami kasus Yana Wali Kota Bandung dan menjadi status terperiksa, dan akan di putuskan dalam waktu 24 Jam.
Tak hanya Wali Kota Bandung, namun KPK sudah menangkap sembilan orang lainya serta Kepala Dinas Perhubungan.
Artikel Terkait
Dorong Pembelian Produk Dalam Negeri, Kementerian PUPR Tingkatkan Keterlibatan Kontraktor Lokal
Tugas 5.116 Pantarlih Telah Berakhir.! Momen Lucu Petugas Hingga Coklit Ke Makam, KPU Banyuwangi : Terimakasih
Menjelang Arus Mudik, YLKI Usulkan Operator Tol Gratiskan Pengendara Jika Terjadi Kemacetan
THR Tidak Sesuai Ketentuan? Adukan ke Posko THR Kemnaker 2023, Simak Caranya
6 Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol Solo-Semarang