Storyjatim.com - Piala Dunia U-20 yang akan di selenggarakan di Indonesia pada bulan Mei-juni mendatang batal, hal tersebut adanya penolakan Timnas Israeldari beberapa pihak, termasuk Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Penolakan Timnas Israel pada laga Piala Dunia U-20 2023 tersebut di karenakan adanya konflik antara Israel dan Palestina yang tak kunjung usai.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa Penolakan tersebut adalah sebuah wujud dari komitmen bersama untuk kemerdekaan negara Palestina, Seperti yang dilakukan oleh Presiden pertama yakni Sukarno.
Baca Juga: Santer Disebut Terseret Kasus Rafael Alun, Raffi Ahmad Justru Rayakan Ultah Rans Nusantara FC
Ipuk mengatakan bahwa hal tersebut bentuk dari solidaritas atas perjuangan bangsa Palestina yang terus melawan aneksasi yang di lakukan Israel.
Tentu saja hal tersebut membuat kaget pengurus Persewangi dan pecinta olahraga lainya, seperti yang dikatakan Presiden Klub Persewangi Jos Rudi bahwa sejak kapan Bupati Banyuwangi komentar tentang sepak bola.
"Selama ini tidak pernah komemtar tentang sepak bola, apalagi di Banyuwangi, padahal kiga sudah menyumbang 1 pemain di timnas," Ungkapnya.
Tak mau kalah dengan tim Putra, Tim Persewangi Putri pun sudah mengantarkan juara 1 di porprov Jatim.
"Bahkan Persewangi putri juga sukses mengantar Banyuwangi juara 1 porprov jatim dan sukses membawa medali emas pulang, Bupati sama sekali tidak komentar tentang bola," Jelasnya.
Artikel Terkait
Penggawa Garuda Nusantara Kenakan Pita Hitam, Imbas Batal Berlaga di Piala Dunia U-20
Konferensi Pers Ketum PSSI, Begini Alasan FIFA Membatalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia
Tebak-tebakan Warganet Tentang Sosok Artis Berinisial R yang Terseret Kasus Rafael Alun Trisambodo
Meriahkan Dies Natalis Yang Ke 69 GMNI Banyuwangi Tunjukan Gerakan Masif Sebagai Partner Rakyat