Dijuluki Paru-paru Dunia, Kini Kalimantan Hasilkan Emisi Karbon Berukuran Besar. Ini Penyebabnya

photo author
Noni Anggun Susmita, Story Jatim
- Sabtu, 4 Maret 2023 | 19:43 WIB
Dijuluki Paru-paru Dunia, Kini Kalimantan Hasilkan Emisi Karbon Berukuran Besar. Ini Penyebabnya
Dijuluki Paru-paru Dunia, Kini Kalimantan Hasilkan Emisi Karbon Berukuran Besar. Ini Penyebabnya

Storyjatim.com - Provinsi Kalimantan dikenal dengan julukan paru-paru dunia, lalu bagaimana jika julukan itu berbalik menjadi salah satu wilayah penghasil gas rumah kaca?

 

Pada tahun 2010 dilakukan pembukaan lahan yang digunakan untuk perkebunan kelapa sawit, Kalimantan sudah melepas lebih dari 140 juta metrik ton karbon dioksida.

 

Melansir dari narasinewsroom, bahwa hutan di Kalimantan yang dulunya merupakan salah satu paru-paru dunia kini rusak dan menghasilkan emisi karbon berukuran besar.

Baca Juga: Kadis Pendikbud NTT Ngotot Berlakukan Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Ini Dampak Penderitaan Jangka Panjang Siswa

Deforestasi merupakan penyebab kerusakan hutan di Kalimantan. Deforestasi ini dilakukan dalam skala masif.

 

Deforestasi merupakan upaya pembukaan untuk lahan sawit hingga peternakan. Menurut berbagai sumber, Indonesia rupanya menjadi negara ketiga penghasil emisi gas rumah kaca setelah China dan AS.

 

Deforestasi tropis dinilai berkontribusi sekitar 20 persen dari total emisi gas rumah kaca.

Baca Juga: Selain Terkenal Wisata Alam, Kecamatan Songgon Menjadi Wilayah Janda Terbanyak di Banyuwangi, Segini Totalnya

Deforestasi adalah perubahan kondisi penutupan lahan dari kelas penutupan lahan Kategori Hutan/berhutan menjadi kelas penutup lahan Kategori Non Hutan/tidak berhutan (Kementerian Kehutanan).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Evaluasi Seluruh Direksi BUMN

Selasa, 29 April 2025 | 18:46 WIB

Sah, Menhan Lantik Deddy Corbuzier Sebagai Stafsus

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:06 WIB
X