Storyjatim.com - Tempat kerja yang buruk bisa ditandai dari perilaku pemimpin, teman kerja, atau iklim perusahaan.
Jika kamu menemukan bos yang agresif, melakukan pelecehan dan perundungan, serta mendapat beban kerja yang tidak masuk akal, segera minta bantuan orang yang terpercaya untuk menceritakan masalahmu.
Melansir dari molanewsid, menurut MIT Sloan Management Review, tempat kerja yang buruk 10 kali lebih besar berkontribusi terhadap alasan keluarnya karyawan daripada alasan bergaji rendah.
Baca Juga: Niat Cuma Bikin Konten Menghibur, Nasib Wanita Asal Bogor Ini Malah Berakhir di Kubur
Lalu bagaimana tips untuk menghadapi lingkungan kerja buruk? Simak berikut ini.
-Istirahat sejenak, duduk di luar atau pergi ke alam yang hijau jika memungkinkan.
-Jangan lewatkan waktu istirahat makan siang.
-Jangan terlibat dengan drama kantor.
-Fokus pada tujuan. Lakukan yang terbaik di kantor karena kamu tidak selamanya di tempat tersebut.
-Tetapkan ritual selepas kerja. Misalnya, jalan kaki, mandi air panas, atau menelpon teman/keluarga.
-Kenali cara atasi stress. Lakukan meditasi, yoga, atau olahraga ringan setiap hari. Rencanakan pengunduran diri.
Akan tetapi, jika situasi kerja masih toksik, mulai cari posisi baru di kantor lain.
Sampai Kapan Kita Bekerja di Kantor Dengan Lingkungan Buruk?
Artikel Terkait
Breaking News ! Depo Pertamina Plumpang Dikabarkan Alami Kebakaran
14 Orang Dikabarkan Meninggal Dunia Dalam Tragedi Kebakaran Pertamia Plumpang
Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya Lakukan Pengaturan Lalu Lintas di Sekitaran Pertamina Plumpang