Storyjatim.com - Kasus viral yang beberapa waktu ini menjadi sorotan netizen kembali memunculkan konspirasi baru untuk menyelamatkan tersangka penganiayaan, Mario Dandy Satrio.
Munculnya nama Agnes sebagai penyebab pertikaian antara David dan Mario diduga sebagai sebuah konspirasi untuk menyelamatkan Mario dari jerat hukuman berat.
Baca Juga: Dirjen Pajak Mengecam Tindak Penganiayaan dan Gaya Hidup Mewah Anak Pegawai Pajak
Konspirasi yang dibangun oleh Mario dan timnya coba untuk dibongkar oleh Mohamad Guntur Romli, seorang politisi dari partai PSI.
Dikutip oleh tim Storyjatim dari akun Twitter @GunRomli (25/02/2023), terlihat Guntur Romli membagikan cuitannya yang menyebut Agnes akan digunakan sebagai saksi kunci untuk meringankan tersangka Mario Dandy.
"Sepertinya ada "skenario" melindungi A, nantinya keterangan A ini akan dipake untuk "menghajar" David, kalau David bisa bangun yg sampai hari ke-6 ini masih koma.
Baca Juga: Surat Pengunduran Diri Rafael Alun Trisambodo Tersebar di Media Sosial, Berikut Isinya
A seperti dilindungi dengan dalih anak di bawah umur, padahal dalam UU Peradilan Anak, A bisa ditahan/dipidana karena di atas 14 thn," tulis Guntur Romli mengawali dengan turut serta menyebut akun Twitter Kapolri @ListyoSigitP.
Guntur juga menerangkan ada beberapa tanda-tanda yang menguatkan adanya konspirasi dalam kasus penganiyaan ini.
"Tanda-tandanya A ini sudah didampingi pengacara, siapa yang nyediain? A akan diposisikan sbg "korban", keterangan dia untuk menyudutkan David, yang sudah dihajar dengan sadis sampe koma & belum bangun hingga hari ke-6 ini.
A akan diselamatkan mati2an untuk meringankan Mario Dandy & Shane," lanjut Guntur Romli.
Tak berhenti sampai disitu, Guntur Romli juga menyebut akan memberikan apresiasi kepada Polres Jakarta Selatan jika menahan Agnes yang juga ikut terlibat sebagai penyebab pertikaian.
"Saya akan apresiasi Polres Jaksel kalau segera menahan A. Ingat ya, ini sdah hari ke-6 David belum bangun. Jangan biarkan keterangan A yang belum terkonfirmasi malah terus menghajar David," tutup Guntur Romli dalam cuitannya.
Sebelumnya memang viral kasus penganiyaan oleh seorang anak pejabat Pajak RI dengan seorang pria anak dari anggota Anshor NU.
Kasus ini mencuat usai adanya pernyataan berbagai pihak penting seperti Menteri Agama dan Menkopolhukam Republik Indonesia.
Artikel Terkait
Dirjen Pajak Mengecam Tindak Penganiayaan dan Gaya Hidup Mewah Anak Pegawai Pajak
Buntut Kasus Penganiayaan Mario Dandy, Sri Mulyani Copot Jabatan Rafael Alun Trisambodo Hari Ini
Surat Pengunduran Diri Rafael Alun Trisambodo Tersebar di Media Sosial, Berikut Isinya