Kasus Chromebook ini menjadi ujian bagi Kejagung dan pemerintah. Apakah penegakan hukum benar-benar tuntas hingga ke level pengambil kebijakan, atau hanya berhenti pada aktor-aktor tertentu? Publik menunggu, sebab yang dipertaruhkan bukan hanya Rp1,98 triliun, melainkan integritas negara dalam melindungi masa depan pendidikan Indonesia.
Artikel Terkait
Setelah Pertamax Di Oplos, Kini Minyak Goreng Merek MinyakKita Diduga Lakukan Kecurangan
Presiden Prabowo Evaluasi Seluruh Direksi BUMN
Anggota DPR Komisi XI Usulkan Tambah Pendapatan Negara Dari Kasino Legal
Prabowo: Indonesia Bisa Buka Hubungan dengan Israel Jika Palestina Diakui
Reshuffle Kabinet Jilid III: Prabowo Tegaskan Arah Baru Politik dan Pemerintahan