Salah satu korban bernama Wawan yang meninggal akibat kekerasan aparat pada tragedi 98 karena ditembak oleh aparat ketika sedang memberi bantuan medis saat tragedi Semanggi I (1998).
Ibu dari korban bernama Wawan tersebut masih aktif mengikuti aksi Kamisan untuk menuntut keadilan, sang Ibu bernama Sumarsih menolak penyelesaian secara non-yudisial Pelanggar HAM berat yang dilakukan pemerintah.
Ibu Wawan bernama Maria Katarina Sumarsih yang tergabung dalam Jaringan Solidaritas Korban Untuk Keadilan (JSKK) mengatakan kekecewaannya terhadap pemerintah Jokowi yang mengaku sebagai anak reformasi.
"Tapi kenyataanya oleh bapak Jokowi, yang semula dia itu adalah orang yang menyatakan diri sebagai anak kandung Reformasi, tetapi kenyataanya menjadi pelindung pelanggaran HAM berat ketika pelaku dalam pelanggaran HAM berat itu diberi jabatan strategis didalam pemerintahan," Ucap Ibunda korban Wawan.
Tak hanya itu, Sumarsih juga menyebutkan beberapa tokoh yang diduga menjadi pelaku pelanggar HAM berat namun justru mendapatkan posisi jabatan strategis.
"Wiranto diberi jabatan Menko Polhukam, pada pertengahan periode pertama pemerintahanya, dan di periode kedua di angkat menjadi ketua Dewan pertimbangan presiden, dan juga pak Prabowo dia sudah dinyatakan dia bukan terduga lagi, karena Presiden sudah mengakui, negara sudah mengakui adanya pelanggaran HAM berat, khususnya tragedi 98, baik Semanggi I, Semanggi II, maupun Trisakti, penculikan atau menghilangkan oramg secara paksa, dan juga kerusuhan 13-15 Mei 1998," Tukasnya.
Bahkan Sumarsih meminta kepada siapapun yang menjadi presiden untuk bertanggung jawab atas tragedi pelanggaran HAM berat yang terjadi di Indonesia.
Artikel Terkait
Kenkulus Bayi 21 Bulan Jenius Dalam Segala Hal, Reinkarnasi Albert Einstein
Masih Bingung Saat Jadi Penyelenggara Pemilu, Simak Tugas Dan Fungsi Jadi KPPS 1 - 7 Sebelum Mendaftar
Kisah Inspiratif Anak Seorang Buruh Tani di Banyuwangi Selesaikan Studi Di Poltekip, Tak Disangka Bisa Lulus
Demokrasi Dianggap Cacat, Jaringan Re-Publik Berikan Kartu Merah Ke Presiden Jokowi, Pengurus GMNI Banyuwangi: Politik Dinasti Purba Terulang Kembali
Pemakzulan, Ratusan Mahasiswa Ujung Timur Pulau Jawa Mulai Bergerak, Presiden Joko Widodo Diberikan Kartu Merah Kenapa Ya?
Berawal Dari Nonton Konser Dangdut, 1 Pemuda Di Banyuwangi Tewas Akibat Luka Berat Penyebab Tawuran Antar Pemuda
Diterpa Isu Keretakan Rumah Tangga, Teuku Ryan Sebut Tak Ada Yang Mau Pisah, Ria Ricis : Tapi Aku Kok Di Anggurin Sejak Hamil
Relawan Prabowo Gibran Ditembak Orang Misterius, Polda Jatim Selidiki Motifnya, 11 Orang Jadi Saksi
Heboh Pernyataan Alvin Lim Bongkar Ferdy Sambo Yang Tidak Berada Di Lapas Salemba, Melainkan Di Ruangan Ber AC