Pemakzulan, Ratusan Mahasiswa Ujung Timur Pulau Jawa Mulai Bergerak, Presiden Joko Widodo Diberikan Kartu Merah Kenapa Ya?

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Minggu, 10 Desember 2023 | 21:34 WIB
Pemakzulan, Mahasiswa Ujung Timur Pulau Jawa Mulai Bergerak, Jokowi Di Berikan Kartu Merah
Pemakzulan, Mahasiswa Ujung Timur Pulau Jawa Mulai Bergerak, Jokowi Di Berikan Kartu Merah

Banyuwangi, Storyjatim.com - Ratusan mahasiswa yang ada di ujung timur pulau jawa yang terdiri dari GMNI, IMM, PMII dan mahasiswa dari berbagai kampus di Banyuwangi berikan kartu merah kepada Presiden Joko Widodo, yang diduga telah melakukan perbuatan tercela dan melegalkan politik dinasti, bertempat di Kampus Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Minggu (10/12/2023).

 

Peringatan hak asasi manusia internasional yang jatuh pada 10 Desember 2023, dijadikan momentum bagi ratusan mahasiswa Banyuwangi yang tergabung dalam jaringan Re-Publik.

 

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, M. Andri Hidayat menegaskan, peringatan hak asasi manusia internasional ini, mahasiswa Banyuwangi meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan 12 Kasus Pelanggaran HAM berat masa lalu.

Baca Juga: Demokrasi Dianggap Cacat, Jaringan Re-Publik Berikan Kartu Merah Ke Presiden Jokowi, Pengurus GMNI Banyuwangi: Politik Dinasti Purba Terulang Kembali

"12 kasus Pelanggaran HAM berat, hingga saat ini belum ada tindak lanjut. Maka dari itu, kami menuntut kepada Presiden Joko Widodo segera menyelesaikan kasus-kasus tersebut," tegas Andri usai menggelar aksi.

 

Aksi ratusan massa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banyuwangi ini, tidak hanya menyoroti 12 kasus HAM Berat. 

 

Namun juga mengkritisi perilaku Presiden yang dalam waktu terakhir ini, muncul dugaan Kolusi dan Nepotisme, Prahara di MK yang berakhir dengan adik iparnya dinyatakan melakukan Pelanggaran etik Berat, serta cawe-cawe Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2024 yang diduga ada kepentingan politik dinasti karena anaknya menjadi calon wakil Presiden.

 

Menurut Andri, kenapa mahasiswa Banyuwangi memberikan kartu merah kepada presiden karena Saat ini Presiden diduga telah melakukan Perbuatan tercela yang membangun politik dinasti dan terlibat melakukan Nepotisme, yang merusak tatanan demokrasi dan Hukum di Indonesia.

 

Ingat, sambung Andri Putusan MKMK telah menjadi bukti.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Evaluasi Seluruh Direksi BUMN

Selasa, 29 April 2025 | 18:46 WIB

Sah, Menhan Lantik Deddy Corbuzier Sebagai Stafsus

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:06 WIB

Terpopuler

X