وَتَأْتُونَ فِي نَادِيكُمُ الْمُنكَرَ
“Kalian melakukan pesta seks homoseksual di tempat pertemuan kalian.” (QS. Al-‘Ankabut[29]: 29)
Mereka tidak punya malu lagi. Padahal melakukan homoseksual sudah perkara yang menyisipi fitrah, apalagi terang-terangan, saling melihat di antara mereka. Sampai-sampai Luth ‘Alaihis Salam yang tidak mau melakukan itu semua dan keluarganya dianggap orang aneh.
Apa kata mereka?
أَخْرِجُوهُم مِّن قَرْيَتِكُمْ ۖ إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَ
“Keluarkanlah (usirlah) Luth dan keluarganya dari negeri kalian. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang sok suci.” (QS. Al-A’raf[7]: 82)
Jadilah sesuatu yang benar terlihat aneh. Ini setan pernah berhasil merubah fitrah kaum Luth.