Kisah Gandrung Lilik Banyuwangi Seorang Mahkota Blambangan Menjadi Budak Tuan

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Selasa, 15 November 2022 | 19:37 WIB
Kisah Gandrung Lilik Banyuwangi Seorang Mahkota Blambangan menjadi Budak Tuan
Kisah Gandrung Lilik Banyuwangi Seorang Mahkota Blambangan menjadi Budak Tuan

Seperti dikutip pada buku Isun Gandrung karya Budi Osing, Lilik bercerita bahwa ia tercebur di dunia Gandrung sesaat setelah menikah. Entah tahun berapa, namun kala itu usia perkawinan masih belum genap 1 bulan.

 

Kala itu dia didatangi oleh tetangganya yang berinisial B. Pria itu yang kemudian menjadi juragannya.

 

"Saya diajak bapak itu, awalnya dia tahu qiroah saya. Kata dia suaranya enak. Terus katanya mau dijadikan Gandrung," ujar Lilik.

 

Saat pertemuan itu Lilik kemudian disuguhi buah nangka. Selepas memakan itu Lilik mengaku hilang kesadaran. Disitu keanehan mulai dirasakan Lilik.

 

Hal aneh pertama, dia lupa dengan suaminya. Bahkan tak lama berselang rumah tangga yang masih seumur jagung akhirnya hancur. Kuat dugaan bahwa Lilik telah diguna-guna.

 

"Kaya dibuat bodoh gitu. Sampai saya cerai ya juga ulah dia (pria berinisial B)," kata Lilik.

 

Pasca perceraian itulah perjalanan Gandrung Lilik dimulai. Oleh B, Lilik selanjutnya dibawa ke Desa Mangir, Rogojampi.

 

Di situ Lilik kemudian diserahkan kepada perempuan berinisial M. Sosok yang kemudian turut memberi warna kelam bagi kehidupan Lilik. Disitu kemudian Lilik diharuskan belajar Nggandrung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X