Pihaknya pun mengungkapkan jika dalam Partai itu profesional, bukan urusan tentang ibu dan anak, namun lebih ke urusan rakyat dan kadernya.
"Ini bukan urusan anak, ini urusannya bagaimana mencari seorang pemimpin untuk bangsa dan negara, nanti masalah siapa dan bagaimana itu ada perhitunganya sendiri, jadi bukan harus Puan Maharani," tukasnya.