nasional

Maluku Diterjang Tsunami Dahsyat, Sejarah Mencatat Gempa Bumi Terbesar, Berikut Sejarahnya

Selasa, 10 Januari 2023 | 19:33 WIB
Ilustrasi perairan pantai Maluku (BNPB)

Storyjatim.com - Sejarah juga mencatat kejadian gempabumi dan tsunami di Ambon pada 8 Oktober 1950, Dokumentasi kejadian bencana tersebut sangat terbatas, karena situasi geopolitik terkait konflik TNI dengan RMS.

Hanya catatan kecil yang ada di beberapa surat kabar nasional dan internasional. Selain berita, gempa dan tsunami juga tercatat di arsip United States Geological Survey (USGS).

Melansir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dalam akun resminya bahwa Gempabumi Ambon 1950 terjadi pada hari minggu, tanggal 8 Oktober 1950 pada jam 03.23.13 (UTC) atau pada 12.23.13 waktu setempat. Lokasi gempa di kordinat 4,199 LS dan 128.233 BT pada kedalaman 20 Km dengan magnitude 7,3.

Dampak gempa dan tsunami Ambon tahun 1950 dimuat di beberapa surat kabar nasional; di antaranya Kedaulatan Rakyat menulis gempa bumi menghantam 2 kota di Ambon serta merusak ratusan rumah warga (11/10/50). Kemudian Suara Rakjat Republik Indonesia menulis berita tentang kejadian gempa bumi disertai gelombang besar sejauh 200 meter pada minggu siang sekitar jam 12 dan Gempa dan tsunami merusak beberapa tempat di pesisir pantai. Sedangkan Suara Merdeka mencatat bahwa tinggi gelombang tsunami akibat gempa pada saat itu mencapai 40 meter. Selain surat kabar nasional, surat kabar internasional yaitu The Canbera Times menulis gempa disertai ombak besar dan menyebabkan kerusakan di pesisir Ambon (11/10/50).

 Baca Juga: Kutukan Ratu Shima Untuk Presiden Yang Masuk Ke Kota Kediri, Hanya Bung Karno Dan Gusdur Yang Berani

Beberapa saksi hidup yang menceritakan keadaan pasca gempa dan tsunami yang terjadi pada 8 Oktober 1950. Usia mereka berkisar 68 hingga 85 tahun saat wawancara diadakan pada medio Agustus 2015. Sebagian besar menceritakan ketika 3 kali gempa dengan guncangan disertai 3 kali suara gemuruh dan kemudian 3 gelombang tsunami yang merusak perumahan warga di 3 desa di Ambon. Desa yang terdampak yaitu Hutumuri, Hative Kecil dan Galala.

Menurut kesaksian warga, saat gelombang pertama datang tidak dengan skala kecil, kemudian diikuti gelombang kedua dengan intensitas sedikit lebih besar; dan gelombang ketiga terbesar dari dua gelombang sebelumnya. Karena keadaan geopolitik Ambon terkait efek konflik TNI dan RMS, warga lebih menetap di pegunungan dibanding di pesisir/daratan; warga beraktivitas sebagai petani dan pedagang di daratan/pesisir yang dilakukan pada siang hari. Pada waktu kejadian (hari minggu) warga yang sedang beraktivitas di gereja langsung keluar menyaksikan air naik turun dan kemudian lari ke gunung. Sebagian berlindung di atas pohon-pohon.

Baca Juga: Catatan Hitam Tsunami Ambon Maluku Tewaskan Ribuan Nyawa di 348 Tahun Lalu

Selain gempa dan tsunami banda tahun 1674 dan 1950, gempa dan tsunami juga pernah terjadi pada tahun 1629 di Pulau Seram. Catatan sejarah gempa berdasarkan kekuatan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) yang pernah terjadi di Maluku antara lain pada 28 Maret 1830 (VII-VIII MMI), 1 November 1835 (VII-IX MMI), 16 Desember 1841 (VII-VIII MMI), 26 November 1852 (VIII-IX), 27 Februari, 4 Juni, 9 November 1858 (VI MMI), 15 September 1862 (VI MMI), 28 Mei 1876 (VII MMI), 23 November 1890 (VII MMI), 17 Januari 1898 (VII MMI), 14 Februari 1903 (V MMI), Mei 1920 (VI MMI), 2 Februari 1938 (M 8,5).

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Evaluasi Seluruh Direksi BUMN

Selasa, 29 April 2025 | 18:46 WIB

Sah, Menhan Lantik Deddy Corbuzier Sebagai Stafsus

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:06 WIB