Storyjatim.com - Korban jiwa akibat kericuhan suporter yang terjadi di Stadion Kanjuruhan (2/10/22) kala Arema bersua Persebaya terus bertambah.
Kericuhan yang melibatkan suporter tersebut banyak korban jiwa.
Namun tragedy kali ini dianggap sebagai yang paling mengerikan dalam sejarah di Indonesia.
Baca Juga: Korban Terus Bertambah! Kericuhan Suporter Arema Vs Bonek Sudah Memakan 129 Korban Jiwa
Setelah sebelumnya Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta mengonfirmasi korban jiwa berjumlah 127 orang dan korban luka sebanyak 180 orang, kini beredar kabar bahwa korban yang dirawat di beberapa Rumah Sakit juga tidak dapat tertolong.
Seperti dalam unggahan @boa_cr77 dalam akun Twitternya, disebutkan bahwa korban meninggal dunia sudah mencapai 153 orang.
“153 suporter yang SDH meninggal dunia akibat kerusuhan di stadion Kanjuruhan Malang Jatim,” ujar akun tersebut bersama foto secarik kertas yang merinci jumlah korban dan lokasi meninggalnya.
Dalam kertas tersebut terinci jumlah korban sebagai berikut:
Rs Wafa : 101
Tempat Kejadian : 34
RSSA : 2
Klinik Salsabila : 4
Hasta Husada : 4
Mitra Delima : 4
Madiva Husada : 4
Total : 153 orang meninggal dunia
Penulis: Bukhori Muslim/Storyjatim.com