nasional

Kapolri Mutasi 30 Perwira Bersamaan, Benarkah Berhubungan dengan Ferdy Sambo!

Selasa, 27 September 2022 | 22:39 WIB
Kapolri Mutasi 30 Perwira Bersamaan, Benarkah Berhubungan dengan Ferdy Sambo!
Storyjatim.com- Kapolri memutasi 30 perwira secara bersamaan, apakah alasannya berhubungan dengan Ferdy Sambo?
 
Mutasi Besar-besaran baru saja dilakukan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Setidaknya ada 30 perwira yang terkena mutasi.
 
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menerbitkan surat telegram yang isinya berupa mutasi jabatan.
 
Baca Juga: Konsorsium 303 Ferdy Sambo Diduga Ikut Dalangi Perdagangan Manusia
 
Dikutip oleh storyjatim.com dari Youtube Narasi Newsroom berikut ini penjelasan lengkap dari mutasi besar-besaran tersebut.
 
Mutasi ini memuat nama 30 perwira dilingkungan institusi Polri. Surat telegram tersebut terbit dengan nomor ST//046/IX/cap/2022 pada 22 September 2022.
 
Hal ini dibenarkan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi.
 
"Iya betul (ada mutasi), nanti akan disampaikan Kabag Penum Humas Polri Kombes Nurul Azizah update nya," jelas Dedi.
 
 Salah satu nama yang mendapatkan mutasi adalah Kapolres Batanghari AKBP Muhammad Hasan yang kini menjadi Pamen YanMapolri.
 
Terdapat dugaan dirinya dimutasi karena disebut -sebut menyalahgunakan rumah dinasnya untuk berbuat asusila.
 
Namun ketika dikonfirmasi ke Polri Kombes Pol Nurul Azizah mengaku belum mengetahui soal alasan mutasi tersebut.
 
Baca Juga: Empat Orang Tak di Kenal Bobol Rumah Pasutri Di Banyuwangi, Polisi Menduga Perampok
 
"Kami belum terinformasi terkait hal tersebut , untuk kenapa beliau dipindahkan ke Yanma. Nanti kalau misalnya sudah terdapat update pasti akan disampaikan," kata Nurul Azizah.
 
Dari 30 perwira yang terkena mutasi, terdapat 11 nama Jenderal bintang satu dan dua dengan alasan berbagai macam.
 
Seperti 6 polisi yang dimutasi dalam rangka pensiun. Namun, pihak Polri belum menjelaskan secara spesifik  terkait alasan mutasi selain yang pensiun.
 
Beberapa nama naik menjadi Wakapolda seperti Brigjen Pol. Agus Suharnoko (Wakapolda Kepri), Brigjen Pol. Mujiyono (Wakapolda Kaltim) dan Brigjen Pol. Syamsul Bahri (Wakapolda Aceh).
 
Dalam surat telegram tersebut terdapat juga nama Kombes Pol. Ade Arisyam Indradi yang akan mengisi jabatan sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan.
 
Kombes Pol. Ade menggantikan Kombes Pol. Budi Herdi Susianto yang sebelumnya dinonaktifkan dan dipindahkan ke Mapolri karena terlibat dalam Obstruction of Justice dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
 
Lalu apa alasan sebenarnya dibalik mutasi besar-besaran yang dilakukan oleh Kapolri tersebut? Hal ini masih belum mendapatkan penjelasan, sehingga harus menunggu update selanjutnya.***
 

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Evaluasi Seluruh Direksi BUMN

Selasa, 29 April 2025 | 18:46 WIB

Sah, Menhan Lantik Deddy Corbuzier Sebagai Stafsus

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:06 WIB