nasional

Akan Kembali Normal, Mulai Tanggal Ini Orang Kaya Dilarang Beli Gas Subsidi LPG 3 Kg, Bikin Gas Langka

Selasa, 25 Juli 2023 | 17:47 WIB
Siap Siap, Orang Kaya Tidak Bisa Lagi Beli Gas LPG Subsidi 3 kg, Simak Masa Berlakunya (@magelanginfo (CNBC))

Storyjatim.com - Kelangkaan gas LPG 3 kg membuat masyarakat resah, tak sedikit masyarakat yang bingung saat hendak memasak namun gas sudah mulai habis.

Gas LPG 3 kg sejatinya di peruntukan masyarakat yang kurang mampu di Indonesia, namun fakta dilapangan banyak masyarakat dengan kategori mampu justru membeli gas melon.

Tak hanya itu, bahkan terlihat restoran dan warung makan yang notabenya besar juga menggunakan gas LPG 3 kg.

Baca Juga: Kuota Pengiriman Sudah Terpenuhi Sesuai Kebutuhan, Jokowi Minta Menteri BUMN Tangani Kelangkaan Gas LPG 3 Kg

"Ya bagaimana, orang kaya juga pakek gas 3 Kg, padahal itu untuk masyarakat miskin, bahkan depot dan restoran juga pakek gas subsidi juga," Kata Soleh salah satu warga Banyuwangi. (25/7/2023).

Adapun ketentuan penyaluran subsidi LPG 3 kg ini sebenarnya sudah diatur dalam Keputusan Menteri ESDM No. 37. 37.K/MG.05/MEM.M/2023 tanggal 27 Februari 2023.

Hal itu mengatur tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang LPG Tertentu Tepat Sasaran dan Keputusan Dirjen Migas Nomor 99.K/MG.05/DJM/2023 tanggal 28 Februari 2023 tentang Penahapan Wilayah dan Waktu Pelaksanaan Pendistribusian Isi Ulang LPG Tertentu Tepat Sasaran.

Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral dan PT Pertamina (persero) sudah melakukan resgistrasi atau pendataan pengguna LPG 3 kg kedalam sistem berbasis web sejak tanggal 1 Maret 2023, hal itu bertujuan agar penerima gas melon tepat sasaran.

Baca Juga: Penyebab Gas LPG 3 Kg Langka Presiden Jokowi Sebut Menteri BUMN

Kelangkaan gas LPG 3 kg mengakibatkan naiknya harga isi ulang gas melon di pasaran yang berdampak pada masyarakat kurang mampu.

Mulai 1 Januari 2024, dengan adanya pendataan tersebut maka hanya masyarakat yang telah terdata saja yang bisa memperoleh LPG 3 Kg.

Adapun subsidi LPG 3 kg Pemerintah telah mengalokasikan anggaran hingga Rp 117,85 triliun.

Jokowi juga menegaskan bahwa gas LPG 3 kg di peruntukan hanya kepada masyarakat yang kurang mampu.

“LPG itu terutama yang bersubsidi ini memang diperebutkan di lapangan, dan itu hanya untuk yang kurang mampu. Itu yang harus digarisbawahi,” tukasnya. (*)

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Evaluasi Seluruh Direksi BUMN

Selasa, 29 April 2025 | 18:46 WIB

Sah, Menhan Lantik Deddy Corbuzier Sebagai Stafsus

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:06 WIB