nasional

Kuota Pengiriman Sudah Terpenuhi Sesuai Kebutuhan, Jokowi Minta Menteri BUMN Tangani Kelangkaan Gas LPG 3 Kg

Selasa, 25 Juli 2023 | 14:55 WIB
Gas LPG 3 Kg Langka, Sekertaris PT Pertamina Irto Ginting Sebut Sudah Penuhi Kuota Pengiriman, Jokowi Minta Menteri BUMN Atasi Kelangkaan Ini (Instagram @ceritanya)

Storyjatim.com - Gas LPG 3 kg langka di pasaran, hal itu terjadi di beberapa wilayah Indonesia, yakni di Magetan, Banyuwangi, dan sejumlah daerah di Pulau Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Namun, Sekertaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menyebut bahwa penyaluran Gas LPG 3 kg sudah sesuai dengan kuota yang diberikan pemerintah.

"LPG langka di beberapa wilayah itu secara prinsip, kami akan salurkan sesuai dengan kuota yang diberikan pemerintah," kata Irto dikutip dari berbagai sumber.

Baca Juga: Penyebab Gas LPG 3 Kg Langka Presiden Jokowi Sebut Menteri BUMN

Sekitar 8 juta metrik ton LPG 3 kg yang nantinya akan disalurkan di tahun 2023, menurut Irto penyaluran tersebut terbilang over.

Presiden Jokowi menugaskan Menteri BUMN Erick Thohir untuk menangani kelangkaan gas LPG bersubsidi di beberapa wilayah.

Tak hanya itu, Erick juga diminta untuk menjelaskan terkait kelangkaan gas LPG 3 kg tersebut, sehingga membuat rebutan di masyarakat.

“Mengenai kelangkaan biar Pak Menteri BUMN yang jawab karena menyangkut Pertamina di bawah beliau,”Kata Jokowi di Akun Youtube Sekertariat Presiden.

Adapun ketentuan penyaluran subsidi LPG 3 kg ini sebenarnya sudah diatur dalam Keputusan Menteri ESDM No. 37. 37.K/MG.05/MEM.M/2023 tanggal 27 Februari 2023.

Belei itu mengatur tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang LPG Tertentu Tepat Sasaran dan Keputusan Dirjen Migas Nomor 99.K/MG.05/DJM/2023 tanggal 28 Februari 2023 tentang Penahapan Wilayah dan Waktu Pelaksanaan Pendistribusian Isi Ulang LPG Tertentu Tepat Sasaran.

Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral dan PT Pertamina (persero) sudah melakukan resgistrasi atau pendataan pengguna LPG 3 kg kedalam sistem berbasis web sejak tanggal 1 Maret 2023, hal itu bertujuan agar penerima gas melon tepat sasaran.

Kelangkaan gas LPG 3 kg mengakibatkan naiknya harga isi ulang gas melon di pasaran yang berdampak pada masyarakat kurang mampu.

Mulai 1 Januari 2024, dengan adanya pendataan tersebut maka hanya masyarakat yang telah terdata saja yang bisa memperoleh LPG 3 Kg.

Baca Juga: Dua Pengendara Motor Terlibat Kecelakaan Di Rogojampi Banyuwangi, Satu Pengendara Tewas

Adapun subsidi LPG 3 kg Pemerintah telah mengalokasikan anggaran hingga Rp 117,85 triliun.

Halaman:

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Evaluasi Seluruh Direksi BUMN

Selasa, 29 April 2025 | 18:46 WIB

Sah, Menhan Lantik Deddy Corbuzier Sebagai Stafsus

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:06 WIB