Storyjatim.com - Masa tugas 5.116 Pantarlih sekabupaten Banyuwangi kini telah berakhir, KPU Banyuwangi berikan apresiasi atas terbantunya dalam pemutakhiran data pemilih di Pemilu 2024.
Dalam masa kerja pantarlih beberapa kendala pasti dirasakan, mulai dari data yang tidak sesuai dengan kependudukan hingga penduduk yang meninggal.
Bahkan tak sedikit terjadi momen haru hingga lucu yang dirasakan Pantarlih di Banyuwangi, diketahui ada beberapa Pantarlih yang mencoklit hingga ke makam warga yang sudah meninggal.
Baca Juga: Dorong Pembelian Produk Dalam Negeri, Kementerian PUPR Tingkatkan Keterlibatan Kontraktor Lokal
Hal itu dilakukan untuk memvalidasi data yang sebenarnya, agar tidak ada data yang luput atau pun data ganda untuk pemilu 2024 nanti.
Devisi SDM Parmas KPU Banyuwangi Dian Purnawan mewakili KPU Banyuwangi mengucapkan banyak terimakasih kepada 5.116 pantarlih se Banyuwangi.
"Kami Keluarga besar KPU Banyuwangi berterimakasih atas dedikasi dan kerja keras pantarlih dalam melaksanakan pemutakhiran data pemilih," Katanya (12/4/2023).
Pantarlih yang awalnya hanya bekerja selama sebulan kini di perpanjang menjadi dua bulan, honor dari pantarli sendiri sudah rampung dibagikan melalui PPS masing masing.
Dian melanjutkan jika dalam pembagian honor pantarlih tidak di benarkan jika ada potongan atau pengurangan honorium pantarlih.
"Sebulan honornya Rp 1 juta, jika dua bulan berarti Rp 2 juta, jadi jangan sampai ada oknum yang berani memotong atau mengurangi hak pantarlih," Sambungnya.
Baca Juga: Densie Chareista Kerap Terlihat Sendirian, Netizen : Kemana Beruang ?
Kini masa tugas dari pantarlih sudah berakhir, hak daei pantarlihpun sudah disalurkan, keluarga besar KPU Banyuwangi mengucapkan banyak terimakasih kepada 5.116 Pantarlih se kabupaten.
Dengan selesainya masa tugas Pantarlih, maka akan ada tahap selanjutnya bagi KPU, PPK dan PPS untuk menuju ke Pemilu 2024. (**)