Storyjatim.com - Seorang warga yang mengaku dari Desa Rejoagung Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur memberikan curhatan jika Bansos yang diterimanya diduga tak sesuai dengan aturan.
Bagaimana tidak, Bantuan Sosial (Bansos) yang diterima sebesar Rp 350.000 diwajibkan untuk dibelanjakan berupa beras di Desanya, Desa tersebut di ceritakan bahwa ada di Desa Rejoagung Srono.
Namun ada yang janggal, yakni beras yang diterima nya hanya sebanyak 2,5 Kg, yang dimana harga tersebut terlalu mahal.
Baca Juga: Bukan 11 Ternyata Korban Slamet Dukun Pengganda Uang Betambah, 9 Lainya Tak Teridentifikasi
Salah satu warga yang mengaku dari Desa Rejoagung itu memberikan curhatan kepada admin instagram @curhatwargabanyuwangi, jika beras yang tergolong premium pun harganya tak semahal itu.
"Berasnya 25 Kg dengan harga Rp 350 ribu, sedangkan Beras 'SB' yang notabennya beras enak aja gak sampek segitu harganya," Curhatnya.
Pihaknya juga menyebut sebenarnya tak masalah jika diharuskan untuk membeli beras di Desa, namun beras yang diberikan harus sesuai dengan harga.
"Gak masalah sebenarnya tapi berasnya yang enaklah," sambungnya.
Dia juga mengaku jika pihak dari petugas PKH tidak tau menau karena terkait penjualan beras itu diduga dari pihak pemerintah Desa langsung.