Storyjatim.com - Tradisi mudik dipastikan akan terjadi sebentar lagi, hal itu selaras dengan semakin dekatnya hari raya Idulfitri.
Berbicara mengenai mudik, istilah lain pulang ke kampung halaman ini ternyata menjadi peluang untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, khususnya di lingkup regional loh.
Berikut manfaat mudik yang berhasil dirangkum redaksi Storyjatim dari berbagai sumber, diantaranya:
Baca Juga: Ternyata Istilah Mudik Sudah Dikenal Sejak Zaman Kerajaan
1. Memacu pertumbuhan sektor riil.
Meliputi mayoritas aktivitas ekonomi masyarakat. Fenomena mudik ini mampu mengangkat omset penjualan bisnis makanan, minuman, pusat oleh-oleh dan kerajinan.
2. Mempercepat redistribusi ekonomi dari kota besar ke daerah.
Cash flow yang berlangsung selama mudik akan memiliki multiplier effect untuk menstimulasi aktivitas produktif masyarakat, ditandai dengan tumbuhnya pusat ekonomi baru di daerah, seperti penjualan oleh-oleh di rest area, lokasi wisata serta, sektor riil dan jasa lainnya.
Baca Juga: H-8 Jelang Hari Raya Idulfitri, Jubir Kemenhub : Mobilitas Kendaraan Keluar Jabodetabek Meningkat
3. Memberi manfaat Ekonomi di Pedesaan.
Menggerakkan semua sektor ekonomi di bidang peternakan, usaha kecil, industri rumahan, perikanan dan bidang perdagangan.
Melansir data jumlah pemudik dari Kementerian Perhubungan. Diketahui, pada lebaran 2023 Kemenhub mencatat jumlah pemudik sebanyak 123,8 juta jiwa. Jumlah itu meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 85,5 juta orang.
Artikel Terkait
Bacaan Niat Zakat Fitrah Lengkap Untuk Diri Sendiri, Anak dan Keluarga di Akhir Ramadhan
500 Tabung Gas LPG 3 Kg Meledak di Dalam Dump Truck, 3 Unit Rumah dan Motor Terbakar Hangus
H-8 Jelang Hari Raya Idulfitri, Kemenhub : Mobilitas Kendaraan Keluar Jabodetabek Meningkat
Ternyata Masyarakat Indonesia Telah Mengenal Istilah Mudik Sejak Zaman Kerajaan Majapahit