Banyuwangi, Storyjatim.com - Dalam rangka Kampanye Akbar bertajuk hajatan Rakyat, Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyerukan untuk memilih pemimpin yang memiliki kriteria "cakap, pintar, dan memiliki etika".
Seruan tersebut disampaikannya saat memberikan pidato didepan Puluhan ribu Masyarakat pendukung Paslon Ganjar-Mahfud Nomor urut 3 di Banyuwangi.
Ganjar Pranowo-Mahfud MD hadir RTH Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (8/2/2024).
"Kita harus memilih pemimpin yang cakep, pintar, tapi yang paling penting adalah pemimpin yang beretika," kata Megawati Presiden ke-5 Indonesia, disambut sorak-sorai pendukung yang hadir di tempat kampanye.
Kehadiran Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ini seakan membakar semangat para pendukung Ganjar-Mahfud di Banyuwangi.
Megawati juga menegaskan jika memilih pemimpin yang memenuhi kriteria tersebut akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
"Kita tak hanya butuh pemimpin yang sekadar mampu memimpin, namun juga yang memiliki etika yang baik. Pemimpin yang bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan mencintai rakyat," jelasnya.
Kampanye akbar yang bertema Harapan Jutaan Rakyat (Hajatan Rakyat) di Lapangan Maron, Genteng tersebut dibanjiri ratusan ribu simpatisan maupun relawan pasangan dengan jargon "Sat Set" bersama Ganjar-Mahfud.
Antusias masyarakat sangat tinggi, kampanye akbar Hajatan Rakyat Banyuwangi dihadiri oleh sejumlah musisi papan atas Indonesia, mulai dari Slank, Tipe-X, NDX A.K.A, Anang Hermansyah, Nella Kharisma, Vita Alvia, dan beberapa artis papan atas.
Tidak hanya itu saja, Hajatan Rakyat Banyuwangi juga bakal dihadiri oleh ketua umum dari partai politik (Parpol) koalisi pengusung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud, antara lain Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang dan Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanoesoedibjo.
Artikel Terkait
Pemakzulan, Ratusan Mahasiswa Ujung Timur Pulau Jawa Mulai Bergerak, Presiden Joko Widodo Diberikan Kartu Merah Kenapa Ya?
Aksi Kamisan Tembus 800 Kali, Tetap Konsisten Tuntut Pelanggaran HAM Berat Tragedi 98, Ibu Korban Tak Percaya Jokowi Karena Berikan Jabatan Strategis
Mengenal Sosok Megawati Soekarno Putri, Wajar Banyak Yang Ingin Menjatuhkan Namanya, Ternyata Ini Prestasinya Hingga Ditakuti
Lebih Dekat Dengan Anggota Komisi VI DPR RI, Sonny T Danaparamita Yang Dikenal Hangat Dengan Kaum Muda, Ternyata Sering Fasilitasi Ini Ke Milenial
Ramai Soal Uang Transport KPPS Yang Belum Cair, KPU RI Buka Suara Terkait Besaran Nominal Yang Diterima KPPS
Cawapres 03 Mahfud MD Resmi Mundur, Hal Itu Dikarenakan Hindari Konflik Politik Pilpres 2024, Siapa Penggantinya?