Berberda dengan Briptu Ela Sukma Cahyani yang memang memiliki dasar menari sejak kecil. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Ela memang sudah mengenal dunia seni tari.
”Memang sudah biasa, sebelum masuk ke Polwan memang sudah menari gandrung,” jelasnya.
Dipilihnya tarian gandrung oleh para Polwan Polresta Banyuwangi untuk ditampilkan dalam acara Hari Jadi Polwan ke-74 di Polda Jatim, ternyata untuk mengangkat seni kearifan lokal asli Bumi Blambangan. Icon Gandrung memang selalu menjadi ciri khas Kabupaten paling ujung pulau jawa.
”Semoga bisa membawa kearifan lokal Banyuwangi, menjadi kesan terbaik para personel Polri. Khususnya di jajaran Polda Jatim,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Polresta Banyuwangi Berhasil ungkap 13 Kasus Perjudian
Perahu Terbalik Tanpa ABK Ditemukan Di Perairan Alas Purwo
Polri Tegaskan Kabar Temuan Bunker Rp900 miliar di Rumah Ferdy Sambo Tidak Benar
Berhasil Mengungkap 7 Kasus Curanmor, Polres Blitar Amankan 13 Tersangka
Sampaikan Wawasan Kebangsaan di UIN Malang, Kapolresta Ajak Mahasiswa Merajut Persatuan dan Kesatuan