Banyuwangi, Storyjatim.com - Kembali terjadi, Dugaan penipuan berkedok jasa penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Banyuwangi masih terjadi, Sali warga Dusun Bades Desa Karangbendo Kecamatan Rogojampi mengaku sebagai korban penipuan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek pada Rabu (31/5/2023).
Adapun terlapor NNA tercatat sebagai warga Candian Desa Rogojampi, kasus tersebut kini dalam penanganan Polsek Rogojampi.
Dugaan penipuan dalam penerimaan PNS tersebut berawal dari pertemuan Sali dengan rekanya AGS pada tahun 2021 silam, AGS yang kini sudah meninggal mengenalkan Sali kepada NNA yang dikatakan mempunyai jalur khusus dalam proses penerimaan PNS Kemenkumham.
Karena ingin menempatkan anaknya ke PNS, Sali pun diantar AGS bertemu dengan NNA di kediamanya, dalam percakapan tersebut NNA menjelaskan biaya mahar untjk meloloskan dalam proses perekrutan PNS Kemenkumham tahun 2022, nominal tersebut cukup fantastis yakni Rp 150 juta, untuk lulusan SMA dan Rp 200 Juta untuk ijazah S1 atau Sarjana.
Dengan segala pertimbangan tawaran NNA tersebut langsung diterima oleh Sali. Pembayaran pertama diserahkan di kediaman NNA, sebesar Rp50 juta. Pembayaran kedua dilakukan dilingkungan SMK swasta diwilayah Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi. Dan pembayaran ketiga, Rp35 juta, oleh Sali diserahkan kepada sopir pribadi NNA.
Uang yang terkumpul Rp135 juta tersebut, selanjutnya pada 3 September 2021 dibuatkan kwitansi sebagai bukti serah terima. Kwitansi juga dibubuhi tanda tangan si NNA.
Namun nyatanya, pada tes seleksi penerimaan PNS Kemenkumham tahun 2022, anak si Sali dinyatakan tidak lolos. Merasa dipermainkan dan ditipu, Sali pun meminta agar uang yang dibayarkan untuk dikembalikan. Karena tak juga dikembalikan, akhirnya kasus ini dilaporkan ke Polsek Rogojampi.
Kepala Desa (Kades) Karangbendo, Budiharto, membenarkan kejadian tersebut. Sebagai Kades, dia mengaku ikut prihatin dan akan turut mengawal dugaan penipuan dalam perekrutan PNS Kemenkumham yang menimpa warganya.
Artikel Terkait
Rumah Advokat Kita Dorong Pemerintah Banyuwangi Kaji Ulang Perda No 5 Tahun 2017 Tentang HIV/AIDS
Tangkapan Ikan di Banyuwangi Menurun? Dinas Perikanan Temukan Fakta Ini
Pameran Seni ArtOs Resmi Dibuka, Bupati Banyuwangi Ipuk : Ini Sebuah Wadah Untuk Para Seniman
Dengan Dalih Pembuktian Sayang, Gadis Dibawah Umur Digagahi Cowok Di Hotel Srono, Kasus Diungkap Polsek
Berdalih Kelas Pengajian Seks Dan Dijanjikan Masuk Surga, Dua Pimpinan Ponpes Di Lombok Renggut 41 Keperawanan