7 Adat Tradisi Warga Banyuwangi Di Bulan Suro

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Rabu, 27 Juli 2022 | 17:34 WIB
7 adat dibulan suro Banyuwangi (Konik)
7 adat dibulan suro Banyuwangi (Konik)

Baca Juga: Berikut Deretan Acara Yang Akan Meriahkan Ritual Adat Keboan Desa Aliyan Banyuwangi

Nahh.. Ini ada lagi tradisi unik yakni sapi-sapian, jika yang tadi itu kerbau, kini adat tradisi yang di usung oleh warga Desa Kenjo kecamatan Glagah sejak tahun 1700 silam ini bernama sapi-sapian, Konon tradisi ini berawal dari 3 orang Bugis yang membuka lahan permukiman dan persawahan di Kenjo.

Namun saat akan membajak sawah tidak mempunyai alat produksi, sehingga menggunakan sapi untuk membantu membajak sawah, dari aitulah tradisi ini terbentuk dan di lestarikan hingga sekarang.

5. Menang Suro


Pasti kalian yang tinggal di Banyuwangi tau dong dengan jajanan yang hanya di buat pada bulan Muharram atau Suro.
Yaa.. Ini Jenang suro yang terbuat dari tepung beras yang dimasak menggunakan santan, serai, dan diberikan kuah gurih ini di masyarakat suku Osing serentak membuatnya saat selamatan bersih desa, biasanya di berikan toping irisan telur dadar di tambah kacang tanah yang goreng, lalu di berikan ke sanak saudara maupun tetangga dan tamu yang berkunjung ke rumahnya.

6. Tumpeng Songo.
Tumpeng Songo ini sesuai dengan namanya yakni tumpeng sembilan, yang terdiri dari sembilan tumpeng berisikan berbagai macam makanan khas Osing, lalu di keliling kan ke setiap sudut Desa taman suruh Kecamatan Glagah.

Sebelum di arak atau keliling desa Tumpeng terlebih dahulu di bawa ke makam leluhur desa setempat dan menggelar doa bersama dengan harapan baik baik untuk satu tahun kedepan.

7. Tumpeng Suroan

Hampir mirip dengan tumpeng Songo namun tumpeng Suroan, namun perbedaanya kalau tumpeng Songo terdiri dari 9 tumpeng saja, kalau tumpeng Suroan ratusan masyarakat membuat tumpeng raksasa dengan beraneka ragam lauk pauk serta bermacam pala Wina hasil pertanian warga setempat.

Kemudian tumpeng tersebut dibawa untuk mengelilingi desa, dan bermuara di pertigaan jalan guna melakukan doa bersama dan meminta keberkahan kepada Tuhan.
Tradisi ini biasanya di lakukan oleh warga Desa Pekulo Kecamatan Srono Banyuwangi.


Itulah Tujuh tradisi Unik warga Banyuwangi saat menyambut bulan Muharram atau Bulan Suro. Yuk mampir ke Banyuwangi jika penasaran dengan adat dan tradisi warga Banyuwangi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X