7 Adat Tradisi Warga Banyuwangi Di Bulan Suro

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Rabu, 27 Juli 2022 | 17:34 WIB
7 adat dibulan suro Banyuwangi (Konik)
7 adat dibulan suro Banyuwangi (Konik)

Banyuwangi Storyjatim.com - Bulan Muharram atau yang sering di sebut bulan Suro adalah momen yang sangat sakral bagi masyarakat suku Osing Banyuwangi.

Bulan Suro memiliki berbagai mitos yang berkembang di masyarakat adat suku Osing.

Tak hanya Itu Bukan Suro juga memiliki beberapa pantangan hingga tradisi yang di kembangkan dari nenek moyang suku Osing.

Baca Juga: Dikenal Sangat Angker, Inilah Misteri Malam 1 Suro yang Bikin Bulu Kuduk Merinding

Storyjatim.com merangkum 7 adat tradisi bulan Suro di Banyuwangi.

1. Petik Laut.

Petik laut merupakan tradisi yang tidak bisa ditinggalkan oleh warga pesisir Banyuwangi, petik laut sendiri merupakan persembahan untuk leluhur dan bersyukur kepada Tuhan yang sudah memberikan panen berupa ikan sepanjang tahun.

Yang sering membuat tradisi petik laut biasanya masyarakat daerah pesisir, seperti Muncar, Bomo, Pancer, Lampon. Petik laut di laksanakan pada tanggal 15 Suro menurut kalender Jawa ( 15 Muharram).

2. Kebo-Keboan.

Kebo-Keboan adalah merupakan tradisi warga Osing yang ada di desa Alas Malang Kecamatan Singojuruh, Kebo-Keboan sendiri ada sejak ratusan tahun lalu, yang bertujuan untuk memuji syukur kepada Tuhan karena panen pertanian dalam setahun di berikan kelimpahan, kebo-Keboan sendiri di laksanakan pada tanggal 10 Muharram atau 10 Suro.

Kebo-Keboan adalah orang yang memakai properti dan bermakeup serba hitam di seluruh tubuhnya dan memakai tanduk, filosofi nya kerbau yang sedang membajak sawah.

3. Keboan.

Baca Juga: H-5 Jelang Ritual Adat Keboan Desa Aliyan Banyuwangi Persiapan Capai 70 Persen, Berikut Persiapannya

Hampir mirip dengan Kebo-Keboan, namun yang membedakan Keboan tersebut ialah orang yang menjadi Keboan (Kerbau) adalah orang pilihan dari leluhur yang merasuki jiwanya, jadi tidak sembarang orang bisa menjadi Keboan, Keboan sendiri tidak bermakeup seperti kebo-Keboan, namun hanya memakai properti tanduk saja, Keboan diadakan di bulan Suro awal, biasanya sebelum tanggal 10 Muharram. Keboan bertempat di Desa Aliyan Kecamatan Rogojampi Banyuwangi.

4. Sapi Sapian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X