Allah ‘Azza wa Jalla menyebutkan bagaimana doa kekasih-Nya, Nabi Ibrahim ‘alaihissalam;
وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.” (QS. Ibrahim[14]: 35)
Maka hal yang paling menakutkan dan mengerikan adalah ketika seseorang jatuh pada beribadah kepada berhala. Anak keturunannya jatuh beribadah kepada berhala, ke dalam kesyirikan. Ini yang paling menakutkan. Maka tidak heran mengapa Nabi Ibrahim berdoa demikian.
رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضْلَلْنَ كَثِيرًا مِّنَ ٱلنَّاسِ ۖ
“Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia,” (QS. Ibrahim[14]: 36)
Berhala ini sudah banyak menyesatkan manusia. Berangkat dari kaum Nabi Nuh ‘alaihissalam sampai kelak kiamat tiba. Yang sebelumnya manusia semuanya di atas fitrah, di atas tauhid. Tapi mulai jatuh dalam kesyirikan pada zaman Nabi Nuh ‘alaihissalam.
Maka itulah sebabnya Nabi Ibrahim ‘alaihissalam berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan doa yang sangat agung; “Ya Allah, jauhkanlah aku dan keturunanku dari menyembah berhala. Sebab berhala itu banyak menyesatkan orang.”
Sumber: ngaji.id
Artikel Terkait
Catat! Inilah 3 Ciri-ciri Orang Memiliki Khodam Pendamping
Hakikat Akhlaq Yang Sebenarnya, Begini Penjelasan Gus Bashir
Pengajian Ponpes Mabadiul Ihsan Banyuwangi Dihadiri Ustadz Yusuf Mansur : Pesantren Itu Sekolah Para Raja
Khutbah Jumat Menenangkan Jiwa Berjudul Hati yang Sehat
Khutbah Jumat 'Rasa Aman' dengan Mengamalkan Ajaran Islam
Khutbah Jumat Terpopuler 'Iman Kepada Allah SWT'