Referensi Khutbah Jumat Hati-Hati dalam Urusan Agama

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Sabtu, 29 Juli 2023 | 19:50 WIB
Referensi Khutbah Jumat Hati-Hati dalam Urusan Agama (Screenshot Freepik/ freepik )
Referensi Khutbah Jumat Hati-Hati dalam Urusan Agama (Screenshot Freepik/ freepik )

STORYJATIM.COM- Berikut ini Khutbah Jumat berjudul "Hati-hati dalam urusan agama" yang dapat dijadikan referensi ceramah.

Khutbah Jumat dilaksanakan sebelum dan sesudah sholat Jumat dilaksanakan, untuk mengingatkan umat Islam tentang ajaran agama Islam.

Khutbah Jumat Hati-hati dalam Urusan Agama ini, mengajarkan umat islam untuk berhati-hati kepada orang yang berbicara tentang urusan agama namun sebenarnya dirinya belum berhak melakukannya.

Baca Juga: Khutbah Jumat Terpopuler 'Iman Kepada Allah SWT'

Seperti yang dikutip oleh storyjatim.com dari website ngaji.id berikut ini naskah lengkap khutbah Jumat Hati-hati dalam Urusan Agama.

Khutbah Jumat: Hati-Hati Dalam Urusan Agama

Hadirin sidang Jum’at rahimakumullah,

Pada hari yang mulia ini, hari terbaik terbitnya matahari, Allah Subhanahu wa Ta’ala masih memberikan kita umur. Masih memberikan kita kesempatan. Maka manfaatkanlah umur dan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Karena ingatlah Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan kita jatah dalam kehidupan ini dengan jatah yang tidak lama. Dan Allah ‘Azza wa Jalla tidak enggan, melainkan Dia menjadikan negeri akhirat itu negeri yang abadi.

Adapun negeri dunia ini, maka tak ubahnya ibarat satu hari atau setengah hari di hadapan Rabbul ‘Alamin Tabaraka wa Ta’ala. Maka as-sa’id (orang-orang yang berbahagia) adalah yang mengisi setiap saat dari waktunya untuk taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebab ingat sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam;

لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ

“Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dia menghabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana dia memperolehnya dan ke mana dia membelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa dia menggunakannya.” (HR. Tirmidzi 2417, ad-Darimi 537)[1]

Hadirin rahimakumullah,

Di hari yang mulia ini, tidak lupa kita memperbanyak shalawat dan salam bagi Rasul kita yang mulia Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in.

Bahayanya Ruwaibidhah

Hadirin rahimakumullah,

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kick Off HSN 2025, Banyuwangi Canangkan Pesantren Aman

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:21 WIB

Ulasan Lengkap Biografi 4 Wanita Penghulu Surga

Minggu, 30 Juli 2023 | 21:36 WIB

Khutbah Jumat Terpopuler 'Iman Kepada Allah SWT'

Sabtu, 29 Juli 2023 | 20:59 WIB

Terpopuler

X