Storyjatim.com - Korban meninggal akibat gempa di Turki dan Suriah bertambah, sebelumnya informasi yang diketahui sudah terdapat lima ribu lebih korban tewas.
Saat ini, jumlah korban meningkat menjadi 7.100 orang. Melansir dari AFP, Rabu (8/2/2023), terdapat 5.434 korban tewas yang berada di Turki, sedangkan di Suriah terdapat 1.712 korban tewas.
Total terdapat 7.146 korban tewas akibat gempa dahsyat yang mengguncang dua negara tersebut. Hingga kini, tim petugas masih berusaha mencari korban yang terperangkap di reruntuhan puing-puing bangunan yang roboh.
Baca Juga: Semalam Tak Pulang, Pria di Banyuwangi Potong Kemaluan Sendiri, Ini Penyebabnya
Kemungkinan jumlah korban tewas diprediksi masih akan bertambah seiring proses pencarian yang terus diupayakan. Di sisi lain, seorang pejabat PBB mengungkapkan kekhawatirannya jika korban tewas berasal dari ribuan anak di sana.
Akibat gempa magnitudo 7,8 itu, banyak bangunan seperti sekolah, rumah sakit, tempat tinggal penduduk roboh dan mengakibatkan banyak penduduk kehilangan tempat tinggal di beberapa kota Turki dan Suriah.
Menurut berbagai informasi gempa yang terjadi Senin (6/2/2023) merupakan gempa yang mematikan sejak tahun 1999.
Otoritas Turki mengatakan sekitar 13,5 juta orang terkena dampak di wilayah yang membentang sekitar 450 km (280 mil) dari Adana di barat hingga Diyarbakir di timur, dan 300 km dari Malatya di utara hingga Hatay di selatan. Otoritas Suriah telah melaporkan kematian di wilayah selatan Hama, sekitar 100 km dari pusat gempa.
Artikel Terkait
Jumlah Korban Akibat Gempa di Turki Meningkat, Faktor Ini Jadi Penyebab Utama
Ini Faktor Hasya Mahasiswa UI di Cabut Statusnya Sebagai Tersangka Oleh Polda Metro Jaya
Sahh..!! Ini Daftar Tambahan Dapil Di Banyuwangi Yang Baru Ditetapkan PKPU No 6 Tahun 2023
Pria di Banyuwangi Potong Kelaminya Sendiri Saat di Tengah Sawah