innalillahi!! Update Korban Tewas Akibat Gempa di Turki Alami Peningkatan.

photo author
Noni Anggun Susmita, Story Jatim
- Rabu, 8 Februari 2023 | 10:38 WIB
innalillahi!! Korban Tewas Akibat Gempa di Turki Alami Peningkatan.
innalillahi!! Korban Tewas Akibat Gempa di Turki Alami Peningkatan.

Storyjatim.com - Korban meninggal akibat gempa di Turki dan Suriah bertambah, sebelumnya informasi yang diketahui sudah terdapat lima ribu lebih korban tewas.

 

Saat ini, jumlah korban meningkat menjadi 7.100 orang. Melansir dari AFP, Rabu (8/2/2023), terdapat 5.434 korban tewas yang berada di Turki, sedangkan di Suriah terdapat 1.712 korban tewas.

 

Total terdapat 7.146 korban tewas akibat gempa dahsyat yang mengguncang dua negara tersebut. Hingga kini, tim petugas masih berusaha mencari korban yang terperangkap di reruntuhan puing-puing bangunan yang roboh.

Baca Juga: Semalam Tak Pulang, Pria di Banyuwangi Potong Kemaluan Sendiri, Ini Penyebabnya

Kemungkinan jumlah korban tewas diprediksi masih akan bertambah seiring proses pencarian yang terus diupayakan. Di sisi lain, seorang pejabat PBB mengungkapkan kekhawatirannya jika korban tewas berasal dari ribuan anak di sana.

 

Akibat gempa magnitudo 7,8 itu, banyak bangunan seperti sekolah, rumah sakit, tempat tinggal penduduk roboh dan mengakibatkan banyak penduduk kehilangan tempat tinggal di beberapa kota Turki dan Suriah. 

 

Menurut berbagai informasi gempa yang terjadi Senin (6/2/2023) merupakan gempa yang mematikan sejak tahun 1999.

Baca Juga: Ancam Akan Bunuh Anak Sendiri, Ternyata Ini Fakta Mengejutkan Mama Muda Pelaku Pelecehan Seksual Belasan Anak

Otoritas Turki mengatakan sekitar 13,5 juta orang terkena dampak di wilayah yang membentang sekitar 450 km (280 mil) dari Adana di barat hingga Diyarbakir di timur, dan 300 km dari Malatya di utara hingga Hatay di selatan. Otoritas Suriah telah melaporkan kematian di wilayah selatan Hama, sekitar 100 km dari pusat gempa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X